5 Kesalahan Pebisnis di Social Media

(Salah satu produk dari anggota emakpintar.asia)

Bisnis dibangun dan berkembang bukan hanya mengandalkan prinsip mencari keuntungan semata tetapi harus dengan itikad baik, tidak merugikan orang lain, berbagi, sopan dan mau instropeksi kesalahan.  Dengan semakin aktifnya pebisnis di dunia maya terutama di social media, terkadang tanpa sadar melakukan berbagai kesalahan, yang jika dibiarkan bukan tak mungkin lambat laun akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda.  Berikut adalah 5 kesalahan pebisnis di sosial media yang harus Anda hindari :
1.      Tidak menghiraukan etika bisnis.  Banyak etika bisnis yang terlanggar dengan semakin majunya teknologi.  Semua akses amat mudah ditembus.  Semua kesempatan berhamburan di depan mata, semua pintu terbuka lebar.  Pertanyaannya hanya satu, “bolehkan saya melakukannya?”  Bolehkan saya mengambil yang bukan bagian saya?”  Atau “haruskah saya  melakukan sesuatu yang pasti menyakitinya.  Hanya bisnis yang beretika yang akan langgeng. 
2.      Melupakan teman-teman lama.  Tetap merajut kolaborasi dengan orang-orang lama.  Saya memang senang berkenalan dengan orang baru.  Namun jangan lupakan tetap membangun koneksi dengan orang-orang lama.  Ada kepuasan tersendiri ketika muncul kolaborasi antara satu dengan yang lainnya.  Networking akan semakin berkembang dan tanpa kita duga berbagi koneksi bukan sekedar memperkenalkan orang namun dapat menguatkan bisnis kita.
3.      Banyaknya pebisnis yang aktif di sosial termasuk pebisnis-pebisnis yang menjual produk yang sama dengan Anda.  Jangan karena merasa produk Anda memiliki kualitas paling baik lalu Anda terlena.  Bedakan bisnis Anda dengan bisnis sejenis lainnya  Tidak lain adalah produk inovatifnya, cara menjual inovatifnya dan branding inovatifnya.  Jika bisnis Anda lebih inovatif dengan pesaing Anda, makan Anda akan menjadi pebisnis unggul yang berbeda dan siap menjadi bisnis yang long term bukan seumur jagung
4.      Hanya menggunakan satu market place.   Gunakan marketplace untuk menjual produk Anda.  Gunakan lebih banyak marketplace untuk tahu mana yang paling menghasilkan dan meningkatkan branding
5.      Lebih memilih menggunakan facebook personal karena gratis. Mulai  gunakan facebook ads, ini sangat penting untuk mendorong percepatan perluasan jaringan pembeli.
Sudah tahukan sekarang kesalahan yang harus Anda hindari?  Selamat berbisnis di sosial media! Selamat belajar dan action!


10 Alasan Perempuan Harus Berpenghasilan

(Salah satu produk jualan perempuan di emakpintar.asia)


Menjadi penyebar inspirasi yang mampu menjadikan rumah menjadi ruang belajar dan ruang berpenghasilan tanpa batas adalah dambaan setiap perempuan.
Kenapa sih perempuan harus berpenghasilan? Berikut saya berikan 10 alasan perempuan harus berpenghasilan :
1.      Untuk mengoptimalkan kemampuan diri  Berpenghasilan menuntut kita menjadi orang yang mampu memanfaatkan kemampuan diri dan peluang.  Misalnya jika kita memutuskan berjualan, maka kemampuan kita berkomunikasi dan berpromosi akan lebih terasah.
2.      Agar lebih menghargai uang.  Perempuan terkenal senang belanja.  Fakta membuktikan kalau kita berpenghasilan sendiri akan lebih baik menggunakan uang karena merasakan tidak mudah mendapatkannya.
3.      Penghasilan dapat menjadi sumber dana tambahan mengingat biaya hidup semakin tinggi dari hari kehari.
4.      Dengan berpenghasilan perempuan menjadi lebih berdaya.  Karena setiap perempuan itu memang harus berdaya, harus mampu bersuara, berpendapat dengan penuh empati dan berkarya.  Perempuan berkarya dari rumah merupakan salah satu jalan untuk tetap intens mendidik anak namun tetap memiliki waktu untuk diri sendiri dan tetap produktif.
5.      Karena di era sekarang banyak cara untuk berpenghasilan tanpa harus meninggalkan rumah.  Jadi kenapa kita tidak ambil kesempatan ini?
6.      Dengan berpenghasilan perempuan akan lebih mampu membuat keputusan keuangan yang tepat misalnya menemukan cara bagaimana agar penghasilan kita nggak sekedar hanya numpang lewat.
7.      Dengan berpenghasilan perempuan akan mempunyai kesempatan untuk bersosialisasi dan berkolaborasi dengan perempuan lain
8.      Dengan berbisnis dan berpenghasilan seorang perempuan akan terhindar dari kejenuhan.  Karena aktivitas ini memungkinkan kita belajar hal-hal yang baru
9.      Dengan berpenghasilan dan produktif seorang perempuan akan memiliki kebanggaan tersendiri yakni menjadi role model bagi anak-anaknya  Bisa tetap produktif tanpa meninggalkan kewajiban utama sebagai seorang ibu dan istri. Perempuan itu penyebar inspirasi, karena inspirasinya bukan hanya mampu mengubah lingkungan tapi juga membuat perempuan tersebut menjadi cermin bagi anak-anaknya kelak dan membuat anak-anak sebagi penerus langkah di masa depan.
10.  Berpenghasilan melalui berbisnis adalah berbagi.   Ya, berbagi manfaat dengan sesama.  Berbagi apa saja, baik secara materi maupun ilmu.  Tidakkah kita ingin selalu bisa berbagi?
Demikian 10 alasan perempuan harus berpenghasilan.  Nah, sudah tahu alasan Anda harus berpenghasilan?


7 Kesalahan yang Wajib Dihindari Perempuan Pebisnis

(Salah satu produk jualan perempuan di emakpintar.asia)


Dalam memutuskan sesuatu, kerapkali kita memiliki begitu banyak pertimbangan.  Ini dan itu kita pikirkan, demikian juga dalam hal bisnis.  Selain mempersiapkan langkah-langkah yang harus kita ambil dengan pertimbangan yang matang, seorang pebisnis juga harus berusaha menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa berdampak buruk bagi perkembangan bisnisnya.
Berikut saya bagi dengan Anda semua 7 kesalahan yang wajib dihindari perempuan pebisnis, simak ya :
1.      Lambat dalam mengambil keputusan.  Berpikir dan bereaksi dengan cepat namun tetap dengan penuh pertimbangan sangatlah penting.  Saya tak bisa menunggu untuk sesuatu, banyak hal saya putuskan dengan cepat.  Meskipun tetap ada hal positif atau negatif karena keputusan cepat itu, tapi saya merasa pertolongan pertama pada masalah atau ketika kita tidak menunggu terlalu lama untuk bertindak.  Seperti halnya memutuskan secara lambat tentu ada konsekuensinya.  Maka saya memilih berpikir dan beraksi dengan cepat, sebab itu jauh lebih baik dibandingkan TERLAMBAT.
2.      Kehilangan semangat saat menemui masalah yang sama secara berulang.  Jangan pernah kehabisan semangat.  Semangat yang tidak pernah runtuh membuat semua aktivitas menjadi ringan.
3.      Tidak pernah memperhatikan orang-orang yang terlibat dalam bisnis karena terlalu fokus mengejar omzet.  Orang yang berperan dalam bisnis kita misalnya karyawan sangatlah penting.  Buat semua karyawan bergembira, dari rasa gembira produktivitas akan meningkat.  Buatlah bekerja itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. 
4.      Tidak mau berbagi karena takut tersaingi.  Dalam beberapa coaching bisnis yang saya lakukan, ketika saya ditanya untuk apa berbisnis jawaban saya selalu agar bisa bermanfaat.  Menuju profit itu harus namun bisnis harus tetap berbagi.  Saya punya satu keyakinan berbagi tak ada takarannya, berbagi takkan pernah memiskinkan, berbagi justru memperkaya dan mencerahkan.
5.      Mencampuradukan keuangan bisnis dan pribadi.  Jangan pernah menggunakan uang bisnis untuk keperluan sehari-hari.  Campuraduk antara keuangan bisnis dan pribadi akan menyebabkan kita tidak tahu pasti kondisi keuangan bisnis kita sebenarnya, apakah plus atau minus.
6.      Kaya ide namun miskin keberanian.  Ide dan inovasi yang tiada henti adalah mutlak dalam berbisnis.  Jangan pernah takut atau menunda untuk menerapkan ide tersebut pada bisnis Anda.  Jika Anda merasa kemampuan Anda masih kurang, belajarlah.  Nikmati setiap jengkal perjalanan bisnis kita.  Belajarlah untuk menyempurnakannya.  Belajar, hirup ilmu, aplikasikan dan teruslah begitu.
7.      Lebih suka melakukan segala sesuatu sendiri.  Perempuan memang terkenal multitasking.  Namun tak semua bidang bisa kita kuasai dengan cepat dan mudah bukan?  Jangan ragu untuk hire orang yang lebih kompeten untuk membantu bisnis Anda.
Bagaimanapun hasil akan berbanding lurus dengan usaha Anda.  Mengetahui 7 kesalahan yang wajib dihindari perempuan pebisnis semoga akan lebih memaksimalkan usaha Anda.  Bismillah.


5 Bisnis yang Cocok Untuk Perempuan Introvert

(Kumpul Peserta Private Business Coaching)

Apakah Anda mempunyai keinginan besar untuk berbisnis namun enggan berbicara mengenai ide-ide penjualan yang ada?  Kemungkinan Anda memiliki kepribadian introvert.  Namun jangan khawatir, menjadi orang yang introvert tidak menghalangi seseorang untuk sukses dalam bisnisnya asal bisa memilih bisnis yang tepat sesuai dengan kepribadian.
Orang introvert biasanya lebih menyukai bisnis yang tidak melanggar zona nyaman mereka, yakni bisnis yang tidak terlalu memerlukan keahlian berkomunikasi secara langsung dengan banyak orang. Berikut adalah 5 bisnis yang cocok untuk perempuan introvert :
1.      Membuka toko online.  Jualan memang membutuhkan skill berkomunikasi yang baik.  Kalau harus berjualan secara langsung kemungkinan perempuan introvert tidak akan merasa nyaman.  Sistem online yang tidak memerlukan tatap muka langsung memungkinkan orang introvert tetap bisa berjualan dengan mengandalkan kemampuan berkomunikasi melalui tulisan.
2.      Desainer web dan konsultan media sosial.  Bisnis seperti ini syaratnya bisa online dan menguasai dunia desain.  Promosi memang perlu untuk mencari klien, namun bisa dilakukan secara online juga, tak perlu terlalu ‘show up’  Bagi orang introvert eksistensi secara fisik sangat dihindari.  Sebagai desainer web dan konsultan media sosial mereka bisa melakukannya dari ‘belakang layar’.  Internet memungkinkan orang introvert membuat suatu pemasaran yang praktis tanpa memerlukan kemampuan untuk berkoar-koar dan merayu klien. 
3.      Bisnis kepenulisan.  Biasanya bisnis ini dipilih oleh orang-orang introvert yang memiliki kemampuan menulis, kreativitas dan imajinasi yang tinggi.  Jasa yang ditawarkan cukup beragam, diantaranya copy writing, penulisan konten, pengelolaan fan page dan masih banyak lagi.
4.      Bisnis art/kerajinan tangan.  Orang introvert yang memiliki kemampuan melukis atau menghasilkan kerajinan tangan bisa menjalankan bisnis ini tanpa perlu eksis di depan umum.  Pemasaran bisa dilakukan secara online dengan memposting hasil-hasil karyanya di internet untuk menarik pembeli.
5.      Bisnis menjual tiket online.  Semua bisnis yang bisa dilakukan di belakang layar cocok bagi perempuan yang berkepribadian introvert.  Dengan kemudahan teknologi internet, orang introvert  bisa berbisnis tiket secara online.
Nah, jika Anda termasuk orang introvert, tak ada salahnya mulai menekuni salah satu bisnis di atas.  Selamat berbisnis!


10 Ide Bisnis untuk Ibu Rumah Tangga

(Bisnis Kuliner Laku Sepanjang Masa)


Banyak orang yang bertanya pada saya bisnis apa yang cocok buat seorang Ibu Rumah Tangga? Jawaban saya, sebenarnya bisnis apa saja bisa dilakukan oleh Ibu Rumah Tangga asal dilakukan serius dan sesuai passion, maka kemungkinan suksesnya akan besar.
Berikut adalah saya berikan 10 ide bisnis untuk ibu rumah tangga :
1.      Berjualan busana muslimah.  Bisnis berjualan busana muslimah paling digandrungi ibu rumah tangga karena pasarnya sangat luas seolah tak habis-habisnya.  Anda bisa menjalankan bisnis ini secara online hingga tidak diharuskan untuk stok barang.  Yang harus dilakukan adalah memposting foto-foto produk, begitu ada orderan, Anda tinggal pesan ke produsen yang sudah diajak kerjasama
2.      Berjualan kosmetik.  Bisnis kosmetik menyenangkan untuk dijalankan ibu rumah tangga tangga, karena semua perempuan pasti ingin kelihatan cantik dan terawat.  Anda bisa memasarkan produk-produk kosmetik yang sudah biasa dipakai.  Memasarkan produk yang Anda sudah merasakan manfaatnya akan jauh lebih mudah. 
3.      Memproduksi kue.  Kuliner dan perempuan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.  Keahlian membuat kue bisa dijadikan ide bisnis Anda.  Pesanan kue biasanya meningkat menjelang lebaran ataupun hari natal.
4.      Bisnis catering.  Suka memasak? Anda bisa  memulai dengan menerima order catering untuk personal atau rumah tangga dulu.  Setelah itu Anda bisa mulai melebarkan sayap ke acara ulang tahun, pernikahan, dan lain sebagainya.
5.      Menjahit pakaian.  Menjahit pakaian memang membutuhkan skill tersendiri.  Namun bila Anda tidak bisa menjahit.  Anda tetap bisa membuka bisnis ini dengan merekrut penjahit yang dibayar sesuai order yang datang.
6.      Usaha laundry.  Kesibukan keluarga di perkotaan membuat usaha cuci kiloan mulai menjamur dan hampir dapat dipastikan selalu laku.  Jika Anda memiliki lokasi bisnis di daerah sekitar kampus atau perumahan, ide bisnis ini bisa dipertimbangkan.
7.      Bisnis kerajinan tangan.  Bisnis kerajinan tangan sangat potensial untuk menghasilkan uang. Kreativitas dan inovasi Anda sangat menentukan disini.
8.      Membuka jasa les pelajaran sekolah.  Keahlian Anda dalam bidang akademis terutama pelajaran umum bisa menjadi modal untuk membuka jasa les pelajaran anak sekolah.  Ada cukup banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam pelajaran
9.      Usaha desain logo, web dan sebagainya.  Bila Anda mempunyai kemampuan mendesain terutama desain digital.  Prospek bisnis ini cukup menjanjikan di era sekarang.
10.  Bisnis kepenulisan.  Jasa kepenulisan mulai banyak dibutuhkan oleh para pelaku bisnis online.  Mulai bisniskan kemampuan menulis Anda pada mereka.  Anda bisa menawarkan jasa penulis konten, pengelola FP maupun copy writing kepada para pelaku bisnis.
Sebenarnya masih banyak ide-ide bisnis untuk ibu rumah tangga.  Anda tinggal memilih bisnis mana yang paling “gue” banget, karena bisnis itu identik dengan diri sendiri. Perwajahan setiap bisnis mencerminkan ownernya.  Siap berbisnis?



Bisnis Berawal Dari MIMPI BESAR


(Perempuan lahir untuk saling menguatkan dan mendukung antar perempuan)

Jika orang bertanya apakah mungkin menulis bisa menjadi sebuah bisnis? Bisa jadi banyak yang mengerutkan dahi dan tak percaya jika aktivitas menulis bisa dijadikan ladang bisnis. 
Namun saya selalu dengan yakin menjawab BISA! 
Memulai menulis di media sejak kelas 1 SMA lalu mengikuti lomba penulisan sejak kelas 2 SMA.  Tahun-tahun berikutnya saya mulai mendapatkan uang saku tambahan karena artikel demi artikel di muat di media cetak.
Belasan tahun kemudian tepatnya tahun 2007 saya mendirikan bisnis di bidang penulisan yang terus bertahan dan berkembang hingga kini. 
Apakah sukses bisnis karena banyaknya modal uang?
Saya sering sekali me-campaign mengenai modal bisnis bukan hanya uang.  Modal yang paling penting adalah skill atau pengetahuan bagaimana bisnis bisa berkembang.
Modal uang tanpa skill bisa tergerus, tapi modal skill tanpa uang bisa jalan karena skill memandu menemukan solusi-solusi bisnis.
Satu hal lagi yang membuat saya bisa bertahan hingga kini bukan karena bisnis ini menuai hasil besar tapi saya melihat manfaat yang dipanen sangat luar biasa.  Dengan keahlian menulis orang memberi lebih dari sekedar kail tapi juga emosi dan ilmu yang tidak terukur.
Bagi saya berbisnis adalah berbagi.  Ya berbagi apa saja, baik secara materi hingga ilmu.  Konsep berbagi saya jalankan dengan satu tujuan, banyak orang yang akhirnya bisa membangun produktivitas dari rumah mereka masing-masing, baik dalam bidang penulisan ataupun bisnis.  Membuat orang lain bisa produktif sebagai penulis maupun pebisnis adalah misi besar saya.
Itu sebabnya, saya berkonsentrasi pada pendampingan dan pembinaan perempuan yang ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan lebih positif.
Sekali lagi, bagi saya sukses bisnis bukan karena banyak modalnya tapi karena MIMPI BESAR dan SEMANGAT BERPROSES dari kecil hingga bisa mencapai target yang diharapkan. Dan, terus BERBAGI tentu saja, menjadi pebisnis yang bermanfaat bagi semua orang.
Sedikit atau banyak yang bisa dibagi, ya bagikan
Semakin berbagi, semakin tumbuhlah bisnis


Full Time Mom VS Working Mom

(Bersama Buku Ke-61 yang ditulis bersama Dian Akbas, perempuan Indonesia yang tinggal di Turki)


Melihat sepak terjang para Full Time Mom dan Working Mom membuat saya dan Dian Akbas tertarik untuk menuliskannya dalam buku kami yang berjudul Full Time Mom vs Working Mom.  Tidak jarang ada pro kontra antara peran keduanya.  Banyak yang membanding-bandingkan keduanya.  Full Time Mom lebih baik dari Working Mom ataupun sebaliknya.
Memang apa pun yang dilakukan para ibu tak akan lepas dari komentar orang-orang sekitarnya.  Ketika seorang ibu berkeputusan untuk berhenti dari pekerjaannya dan menjadi Full Time Mom akan ada komentar baik itu positif maupun negatif.  Begitu pun ketika ibu yang sudah melahirkan tetap memilih bekerja, pasti komentar akan datang bertubi-tubi. 
Tak mudah memang berperan sebagai Full Time Mom atau Working Mom.  Siapa pun yang berkomentar, mereka tak tahu apa yang ada di balik keputusan yang diambil oleh Full Time Mom dan Working Mom tersebut.
Menjadi Full Time Mom maupun Working Mom merupakan perjuangan seorang ibu untuk membahagiakan keluarganya.  Tidak pantas rasanya membandingkan peran keduanya karena mereka sama-sama berjuang demi keluarga. 
Memutuskan untuk menjadi Full Time Mom bagi yang telah terbiasa bekerja di luar rumah pastilah terasa berat.  Begitupun sebagai Working Mom, tak pernah mudah meninggalkan buah hatinya di rumah untuk bekerja di kantor.
Being a full time mom or a working mom is a tough decision.  Keduanya memiliki konsekuensi masing-masing dan merupakan pilihan yang bijak.  Pilihan itu adalah hidup yang akan Anda jalani. 
Wahai para ibu, jangan pernah galau jika mendengar ada orang yang berkomentar negative tentang peran kalian.  Lebih baik terus berkarya untuk kebahagiaan dan masa depan keluarga.  Jangan pernah berhenti belajar hal apapun.  Belajar membuat perempuan akan merasa lebih hidup apapun peran kalian.  Belajar bisnis, belajar nulis, belajar branding, belajar apa saja.  Mendorong diri sendiri untuk belajar, demi memiliki kualitas diri yang lebih baik.   Jangan pernah patah semangat, teruslah berkarya untuk keluarga dan memberikan inspirasi bagi orang-orang sekitar kita.


5 Bisnis yang Cocok Untuk Perempuan Ekstrovert

(Ketika tiga perempuan pebisnis menjadi satu, kami bergembira!)


Seperti kita ketahui, kepribadian manusia terdiri dari dua macam, yakni introvert dan ekstrovert.  Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Perempuan yang memiliki kepribadian tersebut tetap bisa  menjadi pebisnis yang sukses. 
Namun, menjalankan tipe bisnis yang paling cocok dengan kepribadian Anda tentu akan lebih menyenangkan dan membuat produktivitas semakin maksimal.  Nah, berikut ini  adalah 5 bisnis yang cocok untuk perempuan ekstrovert :
1.      Mengelola toko offline.  Orang ekstrovert suka bergaul.  Suka bertemu dengan banyak orang.  Mempunyai toko offline akan memungkinkan pembeli untuk datang ke toko melihat produk secara langsung.  Keahlian Anda untuk berkomunikasi dan mempromosikan produk akan sangat efektif bila bertemu langsung dengan para pembeli. Anda bisa dengan detail mengemukakan kelebihan-kelebihan produk dan kemampuan mempengaruhi orang akan sangat diuji disini.
2.      Event Planner.  Anda akan dituntut sangat mobile untuk mengatur sebuah acara.  Kemampuan untuk selalu enjoy saat bekerja dengan banyak orang akan sangat bermanfaat.  Seorang perencana acara diharuskan sering berkomunikasi dengan klien untuk mengetahui visi mereka mengadakan sebuah event, mendiskusikan penawaran, menegosiasikan kontrak dan melakukan hal-hal lain yang berkaitan dengan event secara detail.
3.      Bisnis Les Privat. Tidak semua orang cocok untuk menjadi pengajar.  Menjadi seorang pengajar selain memerlukan kemampuan  berkomunikasi dengan baik juga harus bisa membangun hubungan yang kuat dengan murid agar mampu memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang diajarkan.  Perempuan ekstrovert yang memilih bisnis les privat akan sangat menikmati perannya sebagai pemilik bisnis sekaligus pengajar.
4.      Bisnis yang memerlukan kemampuan untuk memperluas jaringan (MLM).  Keahlian orang ekstrovert berkomunikasi akan membuat orang ekstrovert mempunyai peluang kesuksesan yang lebih pada saat terjun ke bisnis MLM.  Karena mau tidak mau bisnis MLM sangat mengandalkan kemampuan merayu orang lain untuk ikut bergabung untuk mengembangkan bisnis secara bersama-sama.
5.      Konsultan pendidikan/training.  Membuka bisnis konsultan pendidikan/training sangat cocok bagi para perempuan ekstrovert. Dengan memanfaatkan  kelebihan Anda yang supel dalam bergaul dan suka bersosialisasi, mempromosikan bisnis di komunitas-komunitas adalah salah satu cara yang bisa dipilih.

Jadi, bisnis mana yang akan Anda pilih?

Indonesia Is Our HOME, So SPEAK UP and Make It Happen!

(Nicholas, President AIESEC Indonesia)


Hati saya berdebar melihat President AIESEC Indonesia berbicara dalam #YouthSpeak Internasional Summit dengan kecintaannya pada Indonesia yang terlihat membara.
AIESEC adalah sebuah asosiasi mahasiswa terbesar di Indonesia. AIESEC fokus pada kepemimpinan dan pengalaman internasional. Berkumpul bersama dengan mereka, merasa malu diri, usia yang muda, sarat prestasi, dan sangat menginspirasi. “Saya merasa sangat tertinggal!” batin saya.
Tapi, saya beruntung bisa menjadi bagian dari Indonesia Marketing Association yang pada kegiatan Youth Speak, International Summit kemarin menjadi salah satu undangannya. Saya jadi bisa menyerap energi dari yang muda dan rasanya tak ada kata terlambat untuk menyerap energi muda meski usia jauh di atas mereka.
Pertemuan kemarin membahas mengenai Program Sustainable Development Goals, dimana saya yang baru saja menerima mandat sebagai Vice President SDG Chapter Bandung harus belajar lebih banyak mengenai SDG.
Sustainable Development Goals baru diluncurkan pada September 2015 untuk menggantikan Millenium Development Goals (MDG), diharapkan bisa menjadi program dalam pembangunan yang berkelanjutan dengan target program bisa dicapai di tahun 2030.
Ada 3 dimensi dalam SDG yaitu Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan. Sedangkan untuk program SDG sendiri ada 17 program yaitu:
1.      Mengatasi Kemiskinan
2.      Mengakhiri Kelaparan
3.      Hidup Sehat dan Sejahtera
4.      Pendidikan yang Berkualitas
5.      Mencapai Kesejahteraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan
6.      Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi
7.      Akses atas energi yang Tersedia
8.      Pembangunan Ekonomi
9.      Membangun Infrastruktur untuk Industri dan Mendukung Inovasi
10.  Mengatasi Kesenjangan atas Daerah dan Negara
11.  Membangun Perkotaan dan Pemukiman
12.  Mendorong Pola Konsumsi dan Produksi
13.  Menyelamatkan Perubahan Iklim
14.  Menyelamatkan Alam
15.  Melindungi Ekosistem dan Hukum
16.  Mendorong Masyarakat yang Damai
17.  Mendorong Kemitraan
Kalau dilihat dari 17 program yang muncul, tidak berarti semua dari kita harus terlihat dalam semua program yang ada NAMUN kita bisa memilih dimana ketertarikan kita.
Saya sendiri sangat menyukai 3 poin di atas yaitu Mengatasi Kemiskinan, Pemberdayaan Perempuan, dan Mendorong Kemitraan, dimana ketiga hal tersebut bisa dikolaborasikan dalam satu kegiatan. Perempuan jika sudah diberdayakan secara ilmu, bisa mendorong tingkat ekonomi keluarga, dan akhirnya terjadi sinergi antar perempuan di berbagai level ekonomi, jenjang, pendidikan, dan lapisan sosial yang ada di dunia ini.
Bayangkan ketika perempuan kuat membantu perempuan lemah, maka perempuan lemah akan berkurang jumlahnya,
Bayangkan ketika perempuan lemah menyatukan kekuatan, maka akan hadir begitu banyak perempuan kuat di Indonesia.
Kemiskinan akan berkurang....
Perempuan akan semakin menghebat...
Kolaborasi akan menguat...
Di acara AIESEC kemarin, saya mendapatkan begitu banyak pencerahan dari kalangan pemuda Indonesia yang memang sangat muda, Nicholas, Presiden AIESEC mengatakan: "Perubahan Indonesia dimulai dari sendiri. Jangan salahkan pemerintah, jangan salahkan lingkungan, jangan salahkan siapapun, buat perubahan terbaik untuk Indonesia dari diri sendiri."

Yes, Nicholas, kamu benar! Indonesia is our home! Indonesia adalah rumah kita, semua yang ada di rumah kita adalah keluarga kita, dan perubahan Indonesia akan terjadi jika setiap anggota keluarga mengupayakannya, bukan saling menyalahkan.
Insya Allah bergabung dalam Indonesia Marketing Asscociation membuat saya semakin TERBUKA menerima ILMU BARU dan segera mengaplikasikan semua ilmu yang saya dapatkan dalam program pemberdayaan perempuan hingga Desember 2016.
Perempuan, pasti BISA!


#YouthSpeak
#Speak Up and Make It Happen


7 Hal yang Harus Dilakukan Perempuan Agar Melek DIGITAL!



(Salah satu sesi di IESE)



Bergabung dengan start-up dan entrepreneur muda pada kegiatan Indonesia E-Commers Summit & Expo (IESE) bukanlah sesuatu yang memalukan, meski kerapkali saya akan duduk di suatu ruangan dengan jilbab lebar dan usia dibilang dewasa banget xixixi
Bukan hanya itu, saya juga hampir setiap hari akan diskusi banyak hal dengan pemuda keren, dan nggak malu ngejar mereka untuk bertanya banyak hal hahaha
“Jadi gini, Bu, SEO itu sebetulnya ada banyak cara bisa dilakukan bla bla bla...” demikian penjelasan Albert, founder foodmam.com jebolan Singapura.
“Teh, memang saatnya perempuan melek digital” ujar Harland, CEO NewBee Corp, pemuda berprestasi yang saat ini menjadi partner sekaligus coach saya di dunia digital.
Tidak malu!  Tidak malu meski berada di kalangan yang muda berprestasi.  Usia muda dengan prestasi luar biasa!
Tanggal 27-29 April bisa dibilang awal kebangkitan saya untuk memahami lebih banyak dunia digital. Saya terpana dengan dunia internet saat ini, “Kemana saja saya selama ini?” batin saya bertubi-tubi.
(Penjelasan Daniel Tumiwa, CEO iDEA)

Perempuan, hayuk melek digital dan selama saya ada di IESE, inilah oleh-oleh saya untuk perempuan Indonesia dalam bentuk TIPS untuk Anda, perempuan yang baru memulai melek digital seperti saya J
1.       Tidak ada kata terlambat untuk mulai masuk ke dunia digital. Tidak peduli Anda perempuan ataupun laki-laki, tidak peduli apapun bisnis Anda, tidak peduli dimanapun Anda berada.
2.       Jika Anda memiliki produk yang saat ini dijual secara online, mulailah mengenal lebih banyak marketplace yang menyajikan etalase terbaik untuk produk Anda. Juallah produk Anda di marketplace yang ada sebanyak Anda mampu dan lihatlah hasilnya. Anda bisa mengevaluasi setiap pergerakannya setiap saat.
3.       Jadilah orang yang haus ilmu di dunia digital sebab dunia ini sangat cepat sekali pergerakannya. Terus tambah ilmu dan terus aplikasikan dalam bisnis Anda.
4.       Bersikaplah terbuka pada teknologi dengan siap menerima perubahan yang ada, bukan hanya pasrah, “gue mah gaptek!” say no untuk pasrah pada kegaptekan. Kecepatan Anda menerima perubahan akan membuat percepatan dalam bisnis Anda.
5.       Bergaullah di dunia digital, dengan orang-orang yang lebih paham dunia ini sehingga ilmu bisa terus berkembang.
6.       Tidak peduli persaingan di dunia digital (misal persaingan harga), jika Anda mengemas produk dan perusahaan dengan kreatif dan inovatif Anda tetap akan lebih unggul.
7.       Jangan pernah takut gagal, terus coba dan coba hingga menemukan pola yang tepat di dunia digital dalam memasarkan produk (apakah akan melalui marketplace, facebook, instagram, line, atau SEO)

Nah, perempuan, Anda sudah siap melakukannya?