18 August 2017

SANTUNKAN ANAK, DENGAN MENYANTUNKAN DIRI KITA SEBAGAI ORANGTUA (Ketika orangtua menuntut pada anak tapi menuntut dirinya sendiri, apa yang terjadi?)



Masih ingat dengan kasus pembakaran massal seorang lelaki yang dituduh mencuri?
Siapa yang melakukan? orang-orang dewasa!

Ingat, itu yang melakukan bukan anak-anak atau remaja yang sering kita teriakin kalau mereka sedang tawuran atau melakukan bully pada teman sebaya.
Ini adalah orang dewasa yang berjiwa kekanak-kanakan.
Oh sungguh menyedihkan...

Ketika perbuatan buruk diikuti beramai-ramai oleh orang dewasa lainnya
Mungkin saja, yang menendang, memukul, mengeroyok cuman segelintir orang, lalu kemudian yang melihat ikut "panas" dan ikut-ikutan melakukannya. Sedih dan sangat miris...

Baiklah saya mau share sedikit terkait dengan pola didik keluarga berdasarkan pemikiran saya yang awam dan juga dari beberapa sumber yang saya baca.

Indonesia yang konon dianggap sebagai negara yang santun ternyata tidak memiliki pola didik yang santun, pola didik keluarga-keluarga di Indonesia banyak diwarnai kekerasan. Semuanya terjadi karena orangtua MUNGKIN PERNAH MENDAPAT POLA DIDIK KERAS dari orangtuanya dulu. Kekerasan terwarisi pada mereka dan diturunkan lagi kepada generasi selanjutnya. 

Warisan pola didik kekerasan, menurut para pakar psikologi anak, membuat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang mudah pemarah. Terutama sekali perilaku buruk yang pernah menjadi trauma akan sangat mempengaruhi jiwa anak. Semua tidak muncul begitu saja, tetapi didapat dari orangtua dan orang-orang dewasa disekitarnya. 

Karena itu jika ingin anaknya memiliki perilaku sopan dan santun, berikan pola asuh yang baik. Hindari pola didik keras sejak dini. Anak akan meniru perilaku orangtua saat kecil. Dididik dengan santun, perilaku anak pun akan sopan. Jika kelak ia berkeluarga ia akan menerapkan pola didik yang beretika. 

Pola didik kekerasan memang terlihat sangat banyak beredar di masyarakat kita. Beragam alasan muncul sebagai pembenaran pola asuh yang dilakukan orangtua.
Sebagian beranggapan hanya dengan kekerasan dan disiplin ketat, anak akan kuat dan mandiri. Orangtua berharap anaknya kelak bisa hidup tanpa bergantung kepada orang lain. 
Dan mirisnya, sebagian lagi beralasan bahwa pola didik kasar serta penuh kekerasan yang diterapkan ke anaknya itu sebagai ajang balas dendam pada apa yang diterimanya dulu. 

Dalam ilmu psikologi disebutkan ada dua FAKTOR yang MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN INDIVIDU ANAK.
PERTAMA, faktor hereditas yang bersifat alami. Dimana itu adalah hal yang DIWARISKAN dari kedua orangtua sebagai sifat bawaan.
KEDUA, faktor pemeliharaan atau pengasuhan dimana LINGKUNGAN berperan menghasilkan pengalaman interaksional dalam proses perkembangan sejak masih dalam kandungan.

Ketika memberikan pola asuh, orangtua harus MEMAHAMI KEBUTUHAN ANAK, BUKAN SEKEDAR KEINGINAN ORANGTUA. 

Ada tiga hal yang menjadi kebutuhan anak, yaitu:
kebutuhan pada rasa aman..
kebutuhan atas pengakuan bahwa ia merasa penting untuk dicintai...
serta kebutuhan untuk mengontrol diri...

Semoga mulai hari ini, kita mulai mampu mendidik anak yang berawal dari mendidik diri sendiri
Lupakanlah pola didik kita di masa lalu.
Buat perubahan pada pola didik lebih baik untuk anak-anak kita di masa sekarang untuk mewujudkan generasi emas di masa yang akan datang.

Semoga Allah memudahkan langkah kita sebagai orangtua Aamiin YRA.

04 August 2017

Kemana Donasi Indblack Disalurkan?




Produk INDBLACK yang bikin galau jaringan pemasaran karena LIMITED dan SOLD dalam waktu cepat. Mohon maaf untuk yang akan memesan produk pertama INDBLACK, dengan ini saya umumkan pemesanan tema GOLD FLOWER sudah KAMI TUTUP. Sampai bertemu di tema berikutnya. 

Ya, KETIKA DISTRIBUTOR pusing sama stok yang limited, maka saya harus berpikir KREATIF! Salah satunya PERSIAPAN PEMOTRETAN PRODUK BARU yang akan segera dilaunching INDBLACK. 

Produksi produk pertama yang sudah SOLD sebelum produknya jadi, bikin saya merinding, berdasarkan pengalaman pertama itulah INDBLACK akan mulai menyetok produk sebelum dilaunching
Etapi, PROMO PRA LAUNCHING bakal tetap jalan dooong
Ada yang penasaran, INBLACK terbaru temanya apa yaaa?
Dilarang nggak sabar, hehehe. 

Pastinya, saya musti mengerahkan crafter sekampung dulu biar produksi lancar jayaaaa, Aamiin YRA.
Belakangan ini jam kerja saya juga sedikit berubah. Biasanya jam 21 saya sudah tidur, kemarin-kemarin musti ngecek team INDBLACK mempersiapkan pesanan untuk dibawa ke Malaysia, keesokan harinya.
Setelah Malaysia, InsyaAllah menyusul Singapura.
Sedikit dulu pesanan tak apa, semoga bisa mencapai satu kontainer dalam waktu cepat.
PRODUKSI INDBLACK, Alhamdulillah, terus meningkat setiap hari. Kendala tentu ada, tapi karena ini pengalaman pertama InsyaAllah menjadi pembelajaran untuk produksi selanjutnya.
Produksi pertama sudah diikuti PRODUK KEDUA dengan tema nggak kalah keren. 

Kesuksesan produksi pertama tidak membuat kami terlena. Kami akan terus belajar. Diantaranya bagaimana caranya menembus marketplace, yang ternyata NGGAK PERLU JADI JAGOAN untuk bisa masuk marketplace, yang jagoan biar jaringan pemasaran saja. Alhamdulillah, INDBLACK kini sudah tampil di Bukalapak. 

Perlu Anda ketahui, INDBLACK juga tidak profit oriented semata. INDBLACK akan konsen pada pembebasan utang pada RENTENIR. Ya, membeli INDBLACK artinya Anda sudah berdonasi. KEMANAkah DONASI DISALURKAN? tanya jaringan pemasaran INDBLACK yang saat ini di grup sudah mencapai 256 orang dengan 3 distributor. 

InsyaAllah penyaluran untuk perempuan yang membutuhkannya dan itu sangat banyak di sekitar kita. Mereka, yang biasanya berutang pada rentenir, bukan mereka yang memiliki jaminan atau aset, biasanya mereka malah sangat miskin semiskin-miskinnya TAPI kebutuhan membuat mereka terpaksa meminjam ke rentenir. UTANGnya juga tidak banyak, bahkan ada yang tidak mencapai 1 juta tapi itu sangatlah BERAT buat mereka. Penyaluran donasi paling DARURAT adalah PEMBEBASAN UTANG PEREMPUAN DARI CEKIKAN RENTENIR. 

Bismillah, semoga INBLACK bisa menjadi teman pembebasan utang pada rentenir LALU melatih perempuan korban rentenir untuk berpenghasilan di INDBLACK sebagai CRAFTER *InsyaAllah akan kami latih mereka untuk BERDAYA dan MENGHEBAT. Aamiin YRA.

Kolaborasi Itu Wajib Bagi Para Perempuan Pebisnis





HASIL ACTION dari kelas FASHION DESIGN adalah dengan lahirnya INDBLACK Premium lovesock.
Tidak diduga bahwa kelahirannya direspon dengan sangat baik oleh pasar. 
Tidak diduga kelahirannya membawa lapangan pekerjaan bagi banyak orang. 
Tidak diduga kelahirannya menjadi peluang tambahan penghasilan bagi banyak perempuan. 
Kita memang tak bisa menduga-duga, tugas kita adalah TERUS BERUSAHA.

Saya serius dengan bisnis lovesock ini. Karena itu, MENDATANGKAN AHLINYA adalah keharusan bagi saya yang masih pemula di dunia fashion. Mentor saya di dunia fashion langsung turun ke lapangan alias ke kantor sister company INDSCRIPT yaitu INDBLACK untuk breafing semua team, mulai dari desainer, crafter, GA, penjahit, fotografer, hingga model. INDBLACK bukan bisnis yang asal saya masuki, Insya Allah saya perdalam dengan ilmu, action, dan dipandu seorang mentor.

Untungnya INDBLACK juga dibantu INDSCRIPT untuk mempersiapkan promo tools yang cantik dan Alhamdulillah ada MOUZAnya Dinii Fitriyah yang bikin acara pemotretan menjadi optimal dan menyenangkan.

Bisa dibilang, strategi INDBLACK muncul dari aneka KOLABORASI. Ya, bagaimanapun KOLABORASI itu wajib bagi para perempuan pebisnis. Misalnya saja, dalam pemotretan produk INDBLACK kemarin saya berkolaborasi dengan Santi Rosmala untuk menyediakan wardrobe bagi model. KALAU saya harus beli, berapa banyak uang harus saya keluarkan.
SAYA MEMINJAM BAJU lalu kami bisa melakukan branding bersama-sama.
So, tidak perlu mengerjakan semua sendiri, kita bisa KOLABORASI untuk sukses bersama.

Berkolaborasi dengan sahabat lama? Mengapa tidak.
Salah seorang sahabat saya, sudah rela menjadi model di INDBLACK
19 tahun persahabatan kami
Sahabat kuliah yang paling tahu siapa saya
Nangis bareng...
Nonton bareng...
Jalan bareng...
Diskusi bareng...
Kerja bareng...
Kerjakan tugas kuliah bareng...
Siapa yang tahu jika kami ternyata dipertemukan untuk kerja bareng, sebagai sahabat sekaligus partner di INDBLACK
Terimakasih sudah rela jadi model di INDBLACK sahabatku...
 
Tak hanya berkolaborasi dengan teman-teman terdekat, SETIAP HARI saya mulai berhubungan dengan crafter-crafter yang mengerjakan HANDMADE INDBLACK
"Neng, ada dua orang lagi hari ini dilatih" ujar beliau
Beliau adalah sosok yang menangani pembinaan crafter di lokasi terdekat INDBLACK.
"Bismillah ya, Bi. Kita bikin lebih banyak orang dapat penghasilan dari bisnis INDBLACK" ujar saya.
Ya Allah mohon mudahkan langkah kami...

Bismillah terus mengembangkan jaringan konveksi dan crafter untuk produksi 10ribuan pcs dalam waktu terdekat.

KETIKA PEREMPUAN MEMBULLY PEREMPUAN LAIN (Perempuan yang kehilangan empati pada perempuan lain, harus segera disadarkan)



Rasanya saya melihat ada banyak sisi bisa dibully
Cara dandan perempuan, dibully
Cara komunikasi perempuan, dibully
Nggak setuju dengan status perempuan lain, jadi bahan bullyan
Berbeda pendapat, bully asyik aja
dan yang menyedihkan, yang membully SESAMA PEREMPUAN
Cara membullynya juga cukup di media sosial saja!

Bu, mulai hari ini gunakan inbox personal, whatsapp, telepri, atau apapun untuk saling mengingatkan perempuan lain
Tidak perlu mengingatkan dengan cara menyindir di status ibu
Sayang banget, sindiran dan bullyan tidak akan membuat semua menjadi lebih baik, yang ada justru permusuhan semakin menghebat
Mau bu musuhan sama perempuan lain?
Saya sih tidak! 

Bagi saya, perempuan itu mahluk yang jika kelemahannya disatukan akan menjadi KEKUATAN!
Jangan menyindir, jika perempuan lain Anda anggap salah
Jangan menghina, jika perempuan lain Anda anggap lebih bodoh
Jangan mencaci, jika perempuan lain Anda anggap melenceng dari aturan
Rangkullah....
Arahkanlah...
Peluklah...
Tegurlah dengan cara lembut...

Sesama perempuan bukan dilahirkan untuk saling menghancurkan
Perempuan dilahirkan untuk saling MENGINGATKAN dan membangun KEKUATAN
Nah, coba deh ibu cek status ibu, apakah ada status yang membully perempuan lainnya? Semoga tidak ada, kalaupun ada, semoga tidak akan terjadi kembali
Mari Bu, kita gunakan pesan personal untuk saling mengingatkan...
Siap, BU?