05 September 2017

ORANGTUA, MARI KITA BERDOA (Ketika prestasi anak tak lepas dari doa orangtua)



Lagi, dan lagi PRESTASI PARA HIJABER tanah air terukir manis di khalayak umum.

Adalah Diananda Choirunnisa, seorang atlet perempuan cabang panahan yang mengungguli rekannya dari negara Filipina pada partai final dengan skor 6-4. Dengan keberhasilan gadis hijaber ini otomatis MENGANTARKAN untuk INDONESIA MENGUMPULKAN 4 MEDALI EMAS pada Sea Games musim ini.

Ditengah carut marut peta perpolitikan negara kita dengan negara tetangga, Malaysia, sang tuan rumah Sea Games, ternyata tidak membawa dampak yang berarti bagi para atlit kita yang sedang berjuang membela nama baik negara.

BUKTINYA putri-putri terbaik bangsa masih mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Sesuatu yang patut di syukuri dan diberikan apresiasi. 

Olahraga memanah, merupakan salah satu olah raga yang disukai oleh Rasulullah SAW, selain berkuda. Adapun filosofi kegiatan memanah ini ialah melatih konsentrasi yang sangat tinggi. Dan OLAHRAGA MEMANAH ini SANGAT COCOK UNTUK PEREMPUAN, karena tidak memerlukan gerakan yang mencolok.

Perlu diketahui juga, bahwa di negara kita akhir-akhir ini jenis olah raga memanah ini sedang digemari. Khususnya oleh kaum perempuan. Sangat banyak dijumpai kelas-kelas memanah untuk para akhwat tesedia, terlebih di ibukota. 

Duh... Diananda, pasti ayah bundanya sangat bahagia menyaksikan putri tercinta berlaga di negeri orang dan berhasil menaklukkan lawan. 

Hati orang tua mana yang tidak akan bersyukur, melihat putri belahan jiwa menjadi seorang anak harapan bangsa. Menorehkan tinta emas bagi negara dan orangtua. 

Sungguh kebahagiaan yang tiada ternilai...

Tahukah kalian sahabat, bahwa ada untaian doa yang tentunya tak pernah putus dari mulut ayah bunda. Demi menyaksikan kesuksesan ananda tercinta. Akhirnya restu malaikat dan ridho Allah SWT jatuh tercurah pada sang anak. 

Karena tidak ada perjuangan anak, tanpa doa orangtua. 

Sebab Ridho Allah SWT terletak pada ridho orangtua, sebaliknya marahnya Allah SWT terletak pada marahnya orangtua. Nauzubillahi...

Pada hakikatnya, ketika seorang meraih sebuah prestasi, yang berhasil sebenarnya ialah orangtuanya yang telah mampu mendidik, mengasuh dan mengawal tumbuh kembang si anak hingga ia meraih apa yang ia cita-citakan dengan iringan kasih sayang ayah bunda.

No comments: