20 September 2005

Belajar Mengakui Kesalahan!

Tentunya sebagai manusia yang secara sengaja atau tidak sengaja selalu melakukan kesalahan. Cara paling gentle yang bisa dilakukan adalah dengan bertanggungjawab pada apa yang kita lakukan, belajar mengakui kesalahan!
Bagi saya pribadi, acara meminta maaf merupakan ritual yang harus dilakukan jika saya merasa bersalah atau telah melakukan kesalahan kepada orang lain. Pergaulan di dunia Marketing sangatlah luas. Saya harus mengenal banyak orang di berbagai lapisan, status sosial, jabatan, usia, etnis, dan ragam lainnya. Sebab setiap orang memiliki pola sendiri dalam menjalani hidupnya, tak jarang gesekan perbedaan terjadi. Bisa jadi saya menyinggung, bersalah, dan menyakiti orang lain. Mengakui dengan berani bahwa saya salah, lantas meminta maaf menjadi lem perekat bagi saya dan semua sahabat.
Sekitar satu bulan ini saya berinteraktif dengan salah satu pembaca website yang beberapa emailnya masuk. Dalam emailnya, beliau mengkritisi apa yang saya tulis dan saya lakukan di lapangan. Sesungguhnya ada bagian tertentu yang mungkin saja benar, dan dengan sangat terbuka saya berusaha untuk bisa menerimanya. Satu yang tidak bisa saya terima, adalah ketika dengan yakin, beliau mengatakan mengenai diri saya yang sama sekali tidak benar. Pengakuan jika saya bersalah, akan saya lakukan dengan berani. Namun jika saya tidak merasa melakukannya, maka dengan sangat berani akan menolak asumsinya tersebut.Selamat mengakui kesalahan Anda dan memperbaikinya!

No comments: