24 July 2017

JUJURLAH PADA AYAHMU, NAK (Kasih Sayang Orangtua Kerap Membutakan Fakta)



Televisi yang berada di rumah kita selalu membawa berita baru setiap harinya. Suka tidak suka dengan suguhannya benda itu tetap akan menyiarkannya untuk kita. Sebuah KASUS yang cukup menyita perhatian masyarakat beberapa hari ini adalah seorang anak laki-laki artis tanah air yang cukup ternama pada era per-sinetronan tahun 90-an. Tetiba anak lelakinya di kabarkan dikeroyok sekelompok orang dan diantara pengroyok ada oknum polisi. Sehingga si anak pulang kerumah dalam kondisi BABAK BELUR di wajahnya. Ia di dianiya karena dicurigai membeli sejenis narkoba. Tetapi para pengeroyok tidak menemukan bukti dan ia dilepaskan. Demikian PENGAKUAN si anak pada sang ayah yang ternyata seorang pengacara.

Wahai ibu dan ayah, hati orang tua mana yang MENERIMA anak yang kita cintai segenap jiwa raga diperlakukan seperti itu oleh orang lain?

Anak yang kita tunggui hingga matanya terlelap pada malam hari…

Jika ia menangis karena ada semut yang menggigit kulitnya, maka serta kita akan MEMBASMI sumber semut dengan SEGALA CARA…

Itu pulalah yang dilakukan ayah si anak tersebut. Anak lelaki kebanggaan sang ayah langsung ditanyai.

Siapa yang menyakitimu Nak?

Mengapa mereka menyakiti ANAK KECINTAAN ayah?

Betapa hancur hati sang ayah tatkala TUDUHAN penyalahan obat-obat terlarang ditujukan pada anaknya. Sebuah perbuatan yang MELANGGAR HUKUM. Sedangkan ayahnya seorang penggiat hukum.

Tidak sampai disitu si ayah MELINDUNGI anak tercinta. 

Si Anak dibawa berobat untuk di visum sebagai pelengkap laporan ke kepolisian.

Begitulah cara ayah melindungi dari SEGALA GANGGUAN yang akan menyakiti keluarga.
Mungkin SEMUA AYAH akan melakukan hal yang serupa. Ketika anak kita tercinta meminta perlindungan. NALURI ayah untuk melindungi keluarga seketika akan muncul.

SALUT pada para ayah yang tidak lelah melakukan yang TERBAIK demi keluarga tercinta. 

Namun, ternyata hati sang ayah serasa dirobek paksa tatkala ketika pemeriksaan lebih lanjut dikantor polisi, SI ANAK DINYATAKAN BERSALAH! 

Anak lelaki yang telah IA BELA MATI-MATIAN dihadapan dokter dan polisi dan juga publik, dinyatakan positif menggunakan barang haram tersebut! Itulah kenyataan pahit yang harus ditelan.

Apa kira-kira yang DIRASAKAN si ayah?
Bagaimana LAJU DETAK JANTUNGNYA saat kabar itu diterima gendang telinganya?
Kemana akan DISEMBUNYIKAN MUKA AYAH yang mencintai anak sepenuh hati dengan arang yang jelas-jelas telah MENCORENG dahinya?

Wahai para anak di manapun kalian berada. Siapapun ayah kalian.
JUJURLAH PADA AYAHMU, NAK…!
JAGALAH MURU’AH ayah kita... Jaga nama baiknya...
Terlebih ayahmu adalah seseorang yang disegani orang. Tidakkah kalian bangga, kemana pun berjalan orang mengenali dirimu tersebab REPUTASI AYAHMU yang terpuji?

Lelaki yang kalian sebut ayah itu...
Senantiasa akan menyediakan BAHU-nya tempat kalian bersandar…
PUNGGUNG-nya untuk mengendong kalian...
LENGAN KEKAR-nya untuk selalu merangkul kalian
Tapi, kau hanya diminta menjaga SEBONGKAH HATINYA YANG LEMBUT
Dengan sebuah kata KEJUJURAN...

Jujur pada diri sendiri, jujur pada hidup ini
Sebab, bila kelak ayah tiada sesungguhnya WARISAN TERBESAR-nya adalah nilai kejujuran.
Yang akan sangat bernilai SEPANJANG USIAMU sepeninggalannya.
Karena kejujuran merupakan MATA UANG yang BERLAKU DI BELAHAN DUNIA MANAPUN...!

No comments: