24 July 2017

IBU BERANI MENEGUR (Menegur dengan cara baik, melarang dengan cara tegas)



Ketika ada orang di sekitar ibu yang membutuhkan pertolongan, jangan takut memberikan pertolongan.
Jika ada anak yang harus diluruskan, jangan khawatir untuk meluruskan.

ADA SATU KEBIASAAN TERJADI: G H I B A H.
Tidak suka pada seseorang, bisik-bisik di belakang.
Ada yang nakal, mencap di telinga tetangga.
Ada yang nyebelin, posting di status.
Anak-anak kurang terpelajar sebagai pelajar, ramai-ramai diviralkan.
Remaja salah arah, seolah masa depannya langsung buruk.

KITA, BU, KITA HARUS SUDAH MULAI BELAJAR MENEGUR LANGSUNG PADA ORANG YANG KITA ANGGAP SALAH .

Bukan hanya mencap di telinga tetangga.
Bukan hanya ngedumel nggak jelas.
Bukan hanya memosting di status.
Bukan hanya memviralkan tapi tak ada aksi nyata.
Berani melakukannya?
HARUS BERANI!

Jika berani mengghibah, berani ngedumel, berani marah-marah di status, berani memviralkan berita yang menyudutkan, masa iya nggak berani NGOMONG LANGSUNG SAMA ORANGNYA?

TEGURLAH dengan cara baik dan kita juga berani MELARANG dengan cara yang tegas.
"Nak, tolong buang sampahmu pada tempatnya." ketika ada anak buang sampah sembarangan.
"Pak, maaf, saya dan anak-anak saya tidak bisa menghisap asap rokok." Ketika ada seorang bapak merokok di depan kami.
"Bu, tidak baik merokok di depan anak-anak" ketika ada seorang ibu merokok di depan anaknya.
"Nak, bicara kasar itu tidak baik, yuk belajar jadi anak baik" ketika anak-anak berbicara kasar langsung saya datangi.
"Lagi nonton apa? ayo bermain, tutup gadgetnya" Ketika melihat anak-anak menonton di gadget.
Ada banyak yang membuat kita harus BERGERAK dengan AKSI NYATA bukan hanya dengan membicarakan di belakang, mengutuk, apalagi sekedar menghina.

Mungkin saja apa yang dilakukan mereka yang kita anggap tidak baik itu...
Karena kebodohan...
Karena ketidaktahuan...
Karena kebiasaan...
ATAU malah karena unsur kesengajaan yang harus diluruskan.

HAYUK BU, kita bergerak menjadi IBU BERANI MENEGUR, tidak perlu jauh-jauh kok melakukan gerakan ini, cukup di sekitar rumah Anda.
Seandainya di semua rumah ada ibu yang berani menegur, saya yakin akan semakin mengecil prosentase keburukan di negara kita KARENA sudah makin banyak orang yang berani meluruskan bukan hanya di social media tapi secara langsung pada orangnya. ORANG TERDEKAT kita...
Berani menegur? tegurlah baik-baik!
Salam gerakan IBU BERANI MENEGUR.

No comments: