30 May 2016

Reseller, Hartanya Perusahaan, Jagalah!

Melesatkan omzet adalah impian besar semua pebisnis.  Selain skill berjualan, keahlian dalam merekrut dan mengelola reseller sangatlah penting.  Reseller, hartanya perusahaan, jagalah!

Mengapa?  Karena dengan merekalah pelanggan kita berkomunikasi, di tangan mereka terjadinya transaksi pejualan dan di pundak mereka citra bisnis kita dibebankan.  Fakta menunjukkan bahwa sebuah bisnis dengan omzet yang besar biasanya ditunjang oleh jaringan reseller yang solid dan penuh skill.

Teh, sulit menjaga reseller.  Reseller yang sudah saya rekrut dan bina dalam sebulan pasti ada saja yang gugur.

Hmm..rasanya hampir semua pebisnis mengalami masalah seperti ini. Tenaga penjual maupun reseller selalu datang dan pergi dengan mudahnya. Apa yang harus seorang pebisnis lakukan?

Binalah reseller Anda.

PR Anda dalam membina reseller adalah mengajari mereka untuk memperkecil angka penolakan dengan meningkatkan kualitas penawaran, mencari cara yang tepat agar mudah diterima, meningkatkan kemampuan menangkap keinginan konsumen, mencari cara yang bisa meningkatkan kualitas penawaran, baik secara proses maupun konten dan namun jangan lupa perkuat mental reseller Anda.

Kekuatan mental memiliki peranan penting yang harus dimiliki oleh seorang reseller. Banyak sekali dari kita yang hampir tidak mau menjadi seorang tenaga penjual, image yang terbentuk adalah betapa sulitnya menjual suatu produk, belum lagi menemui banyak pelecehan oleh orang-orang yang tidak menghargai profesi seperti mengusir, mencaci, menolak dengan sinis, dan lain-lain.  Reseller yang tidak kuat mental biasanya langsung memilih mundur di awal.

Nah, sebelum memperkuat mental reseller Anda, tentu saja Anda harus memperkuat mental Anda sendiri.  Tularkan semangat Anda berbisnis pada reseller-reseller Anda.  Anda tidak boleh bosan memotivasi reseller-reseller Anda.  Dalam berbisnis semua orang pasti akan membutuhkan motivasi untuk lebih percaya diri, tekun dan pantang menyerah.

Berikan apresiasi atas hasil kerja para reseller agar mereka lebih bersemangat dalam bekerja.  Strategi ini menjadi salah satu cara bagi Anda untuk meningkatkan semangat kerja para reseller dan membangun loyalitas mereka untuk ikut serta mengembangkan bisnis Anda.

Jangan lupa, dukunglah mereka dengan alat pemasaran yang efektif untuk mempermudah para reseller dalam menjalankan tugasnya, misalnya saja, siapkan untuk mereka konten artikel yang menarik, ebook gratis, konten video yang menggambarkan kelebihan produk Anda serta email marketing yang menjual.  Dengan memberikan dukungan alat pemasaran maka promosi yang mereka lakukan bisa berjalan lancar.  Saya sendiri mengajari para reseller saya untuk bisa menulis sendiri konten-konten artikel menarik.  Bagi saya, seorang reseller itu harus memiliki keterampilan komunikasi baik melalui public speaking maupun melalui tulisan.  Dua keterampilan ini tidak hanya bermanfaat pada saat berjualan, namun akan sangat berguna di berbagai aspek kehidupan mereka nantinya.

Bagaimana? Sudahkah Anda menjaga reseller-reseller Anda dengan menerapkan cara-cara diatas?

No comments: