31 January 2018

MENYIKAPI KASUS PEMBAJAKAN DENGAN BIJAKSANA


-
-
Baru-baru ini saya mendapatkan kabar kurang sedap tentang salah satu produk INDSCRIPT. Yakni WORKBOOK produk andalan kami di bajak!

Cara mereka membajaknya, difotocopy lantas kemudian dijual seharga 10 ribuan. Sebuah tindakan yang sangat nista jika ditinjau dari sisi manapun. Nauzubillahi...

Bagaimana sebaiknya menyikapi kondisi yang sungguh tidak menyenangkan ini? Kenapa saya katakan tidak menyenangkan. Sebab, ketika membuat sebuah karya ada berbagai elemen yang terlibat didalamnya. RASA, CIPTA, dan KARSA adalah yang paling dekat. Lalu tiba-tiba ada oknum yang tidak mau dipusingkan dengan urusan ketiga elemen tadi, dengan 'teganya' mengakui karya tersebut sebagai miliknya dan mengambil keuntungan dari karya itu.

Namun bukan bagaimana bisa seseorang menjadi plagiat atau pencuri karya yang akan kita bahas. Tetapi bagaimana menyikapi jika suatu saat hal buruk ini terjadi pada Anda. Setidaknya Anda harus mempersiapkan diri ketika kemungkinan terburuk kelak menimpa.
Sehingga Anda HANYA AKAN FOKUS PADA KARYA...
KARYA...
DAN KARYA...

Nah, berikut ini ada beberapa nasehat kecil yang mungkin kelak akan dibutuhkan:
1. Ajak bicara. Komunikasi merupakan jembatannya kehidupan manusia. Maka ajaklah oknum tersebut bicara, jika Anda ternyata mengenalnya. Mari lihat, apakah ia menyadari perbuatannya itu telah merugikan orang lain secara moril. Jika memang tidak sadar, ingatkanlah ia. Sebab nasehat-menasehati dalam agama soal kebaikan sangat dianjurkan.

2. Usahakan bersikap tenang. Ketika tahu karya kita di curi orang, melakukan tindakan anarkis sangat tidak dianjurkan. Misalnya menyebarkan beritanya di sosial media, seperti yang banyak dilakukan oleh segelintir orang. Selain menyebar aib orang lain, citra Anda pun sebenarnya sebagai orang yang terzolimi bisa jadi akan menjadi terbalik. Karena pandangan umum terhadap penyebar biasanya juga berimbas terhadap keberlangsungan nama baik Anda.

3. Investasi Ilmu. Bagaimanapun ketatnya kita mengawasi hasil karya yang sudah dilepaskan ke masyarakat baik dengan perlindungan HAK CIPTA, pajak dan sebagainya. Namun ada satu hal penting yang akan segera menjadi solusi cerdas dan paling ampuh. Yaitu INVESTASI ILMU. Tambah ilmu Anda terus, lakukan upgrade pada pengetahuan Anda, belajar tanpa batas waktu usia. Sebab kenyataannya, dunia bisnis, dunia industri adalah dunia yang senantiasa membutuhkan kreatifitas tinggi. Dan para pemenang biasanya datang dari kalangan PEMBELAJAR.

4. Lakukan INOVASI. Inovasi merupakan napasnya bisnis. Tidak ingin dicontek, dibajak, di plagiat orang lain? Lakukan INOVASI secara terus-menerus. Hari ini, boleh saja Anda berpuas diri menjadi yang terbaik. Namun esok hari pesaing dan pembajak sudah mempelajari trik Anda.
Cara menyintasnya bagaimana? HANYA INOVASI...
Dan inovasi sangat dekat dengan INVESTASI ILMU. Itulah mengapa sangat banyak kursus-kursus singkat mengenai bisnis bertebaran dimana-mana termasuk di sosial media. Gunanya supaya Anda para PEREMPUAN PEBISNIS dan PEREMPUAN PEMBELAJAR tetap mampu bersaing dengan dunia walaupun HANYA mengandalkan perangkat gadget.

Semoga, trik-trik tersebut mampu dilaksanakan dengan sukses ya...



No comments: