08 November 2017

Saatnya Muslimah Berdiri di Garda Terdepan Negara

Dunia dikejutkan oleh pemberitaan dari Reuters yang baru dalam hitungan jam, bahwa seorang perempuan muslimah melayu bernama Halimah Yacob dikatakan akan memimpin negara tetangga, Singapura.
Setelah sekian tahun muslim melayu di negara paling sibuk sedunia itu selalu dipimpin oleh non muslim, kini saatnya etnis melayu yang notabene muslim akan menjabat sebagai Presiden negara singa tersebut. Perempuan berhijab ini merupakan Ketua Parlemen Singapura yang dinilai memiliki Sertifikat Kelayakan untuk maju dalam menjabat posisi penting itu. Pelantikannya sendiri akan dilaksanakan pada hari Rabu (13/9).
Siapa bilang kaum perempuan tak mampu berdiri di garda depan negara?
Bahwa menurut UUD 45 dikatakan, menjadi hak setiap warga negara mendapatkan hak politik bagi seluruhnya. Berarti tanpa memandang jenis kelamin, semua orang akan diberi kesempatan untuk meng-eksplore kemampuan dirinya sebagai apapun. Dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jika di Singapura ada Halimah Yacob, Indonesia pernah punya presiden perempuan, menteri, kepala daerah, pimpinan BUMN dan sebagainya.
Jadi, kesempatan sebenarnya terbuka luas bagi kaum perempuan. Tanpa diskriminasi yang sering menjadi masalah kesalahpahaman.
Namun, tentu saja sebagai perempuan yang memiliki kodrat sebagai seorang ibu dan istri tidak dapat terbantahkan. Sebuah kodrat yang mutlak sejak dilahirkan.
Tapi tahukah Anda rahasia para tokoh-tokoh publik tersebut sampai melejit sedemikian rupa. Hingga seakan ia adalah seorang wonder woman. Yaitu RIDHO SUAMI.
Yaa, sebuah kata restu dan kerelaan suamilah yang mampu menggugah langit untuk bersama-sama mendukung aktivitas perempuan bersuami.
Bunda... Bila saat ini, Anda belum mendapatkan sepenuhnya keikhlasan hati suami pada apa yang sedang Anda kerjakan, makanya karir Anda seolah jalan ditempat. Tengoklah dan mintalah restu suami. Supaya Allah SWT pun memberikan ridho-Nya padamu.

Karena suami adalah imam kita, para istri. Benar? 

No comments: