08 November 2017

Perusak Itu Bernama PCC


(Menyoroti kasus beredarnya obat PCC di Kendari)
Indonesia diguncang berita paling panas minggu ini yaitu kota Kendari dihebohkan oleh belasan anak dan remaja yang dilarikan ke Rumah sakit jiwa lantaran mengonsumsi obat sejenis PCC. Melalui video yang di unggah ke media sosial terlihat perilaku para anak dan remaja itu bagai orang kesurupan cenderung mengarah pada perilaku orang yang hilang akal alias gila. Makanya petugas kesehatan membawa para korban ke rumah sakit jiwa. Diduga kejadian ini telah menelan korban jiwa. 
Innalilahi...
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kendari, PCC (Paracetamol, Cafein dan Carisoprodol) merupakan obat ilegal yang tidak berguna untuk menyembuhkan. Bila dikonsumsi secara berlebihan  mengakibatkan gangguan kejiwaan dan kematian. Salah satu kandungan PCC, yaitu Carisopradol adalah obat keras nomor satu. Efek secara langsung mengonsumsi PCC salah satu organ vital berhenti seperti jantung dan otak, sehingga pemakai akan membenturkan kepalanya dan melukai diri sendiri dan kejang-kejang.
Dalam benak kita tentu sibuk bertanya-tanya dari mana mereka mendapatkan obat tersebut? Serta mengapa dan untuk apa mengomsumsi obat yang diakui polisi sejenis narkotika berbahaya?
Betapa hancur hati orangtua tatkala menyaksikan anak-anak mereka diikat dan diperlakukan layaknya pasien yang mengidap sakit jiwa. Tetapi, memang demikianlah reaksi obat yang di komsumsi tersebut. Beberapa diantara bahkan ada yang perempuan.
Duhai, betapa mirisnya hati...
Remaja sudah bertindak semaunya, tanpa ijin dan restu orangtua. Baik, kita tidak menyalahkan sepenuhnya mereka para  anak dan remaja yang sejatinya sedang mencari jati diri. Mungkinkah rendahnya pengawasan kita sebagai orangtua, terlebih ibu yang menjadi salah satu pemicu “rusaknya” generasi sekarang?
Para pengedar narkoba, tidak pernah berhenti menyasar para remaja kita. Semua cara mereka kerahkan demi lancarnya bisnis dan tujuan merusak generasi muda.
Wahai para ibu dimanapun berada, mari rapatkan barisan. Kondisi ini sudah semakin genting. Kurangilah aktivitasmu diluaran sana. Mari lebih banyak habiskan waktu bersama para buah hati. Jangan sampai perhatian itu mereka dapatkan dari para pengedar narkoba yang berpura-pura menjadi sahabat atau teman bermain.
Terkadang, kelengahan kita jualah yang menyebabkan masuknya pengaruh orang lain terhadap anak-anak kita. Mari instropeksi ya Bunda...


Hanya Sahabat Sejatilah yang Rela dan Mau Meluangkan Waktu untuk Saling Support.
Penyanyi cantik dunia dikabarkan menderita sakit lupus, sebuah penyakit autoimun, Lupus. Akibat penyakit lupus, Selena harus menjalani transplantasi ginjal. Adalah sahabatnya Francia Raisa yang menjadi pendonor ginjal bagi penyanyi berusia 25 tahun itu. Dalam akun sosial medianya, Selena sangat berterimakasih atas pengorbanan sahabatnya.
Sungguh, sesuatu yang langka dan unik persahabatan yang dilandasi rasa saling saling menyayangi dengan tulus di zaman sekarang. Persahabatan diantara perempuan, kini umumnya diwarnai azas manfaat dan gosip. Jika dianggap tidak mendatangkan keuntungan, maka persahabatan itu akan penuh dengan gosip yang sia-sia.
Namun seiring banyaknya model persahabatan yang demikian, para perempuan yang tergabung dalam wadah kegitan positif seperti grup-grup bisnis, gruop-grup hobi dan sebagainya semakin menebarkan jaring persahabatan yang sebenarnya. Saling dukung, saling memberikan semangat, menjaga kata-kata yang sekiranya dinilai kurang pantas serta saling bahu-membahu bila ada salah satu anggota yang ditimpa musibah.
Mencari sahabat, ibarat mencari benang dalam tumpukan jerami. Tapi, dengan meluaskan hati dan membuka pikiran positif ternyata para sahabat itu ada dimana-mana. Misalnya persahabatan yang sudah terjalin di grup-grup kepenulisan Indscript. Selama 10 tahun berkiprah di dunia maya dan dunia nyata, tidak heran persahabatan para membernya bagaikan saudara kandung. Erat dan hangat.  Apakah kamu salah satunya?

Perempuan dan Mahar Pernikahan.
Dilansir dari laman TribunWow, 16 September 2017 seorang pria yang menikahi perempuan pujaannya memberikan mahar pernikahannya sebesar 1 Milyar. Selain mahar dengan angka fantastis tersebut, dikabarkan perempuan cantik yang kini resmi menjadi pasangan suami istri itu juga mendapatkan limpahan materi berupa 30 mayam emas (sekitar 99,9 gram) dan sebuah ccincin berlian.
Berita ini, sontak viral di media sosial. Tentu saja karena angka yang luar biasa bagi mahar pernikahan untuk ukuran masayarakat Indonesia.
Apa yang aneh dengan mahar yang besar?
Ingatkah bahwa dahulu Rasulullah meminang Siti Khadijah dengan beberapa ekor unta merah. Pada zaman itu, jenis unta merah adalah jenis yang paling mahal. Jika dikonversi kedalam mata uang rupiah, harga unta-unta tersebut berkisar 500-an juta rupiah.
Ini sebagai tanda bahwa, bila memang mampu memberikan mahar yang bernilai besar kepada calon pengantin perempaun, kenapa tidak. Sebab, mahar merupakan perlambang simbolis bahwa sang suami mampu memberikan penghidupan yang layak kepada istrinya.
Namun bagaimanapun juga, ada baiknya nilai mahar ini tidak dipaksakan kepada pihak suami. Menurut kemampuan dirinya saja. Bila sang suami hanya mampu menikahi calon pengantin perempuannya hanya dengan sebentuk cincin besi pun tidak mengapa. Ini pernah terjadi pada masa Rasulullah.
Jadi, besar kecilnya nilai mahar bukan penentu langgengnya rumah tangga. Tapi adalah menumbuhkan cinta kasih sayang yang tulus serta memahami posisi masing-masing.  Setuju?


No comments: