03 August 2017

NAK, BOLEHKAH BUNDA MENYAYANGI ANAK LAINNYA? (Ketika seorang anak cemburu pada anak lainnya, apa yang akan dilakukan?)



Cemburu...
Sedih...

Itu barangkali yang dirasakan oleh Nanit saat dia curhat pada saya, "Aku merasa Bunda terlalu baik sama anak lain, Bunda mencintai mereka dan membela mereka, aku cemburu..."
Cemburu, itulah dirasakan si sulung beberapa waktu ini.

"Bunda sudah janji untuk mengantarku sekolah setiap pagi, tapi hari ini Bunda memilih mengantarnya ke Sekolah" ujarnya merengut.

Sejak kedatangan anak yang saya asuh, seperti ada kecemburuan dalam diri Nanit. 

Terutama...."Dede memilih main sama dia dibandingkan aku" ujarnya sedih.

MELIHAT hal ini, saya merasa sangat wajar terjadi, suami saya hanya berpesan bahwa ini pasti akan terjadi, tinggal solusinya yang dicari, "maklum, dia masih anak-anak, pasti punya sudut pandang sendiri"

SAYA LALU BERTANYA, "Nak, bolehkah Bunda menyayangi anak lainnya? Bunda mau minta izin padamu."

Nak, engkau jauh lebih beruntung, tak perlu cemburu.

Di luar sana, Nak. Ada banyak anak yang kehilangan ibunya, ibu yang seharusnya bisa memeluknya dan mengurusnya dengan baik.

Ada anak-anak, yang kekurangan dalam banyak hal bukan hanya ekonomi.

Maafkan Bunda jika membuatmu cemburu, tapi bolehkah Bunda menyayangi anak lainnya, Nak?
Supaya mereka bisa berbahagia sepertimu.

Anak-anak harus bahagia agar masa depannya lebih berwarna.
Memang Bunda melahirkan dua anak dari rahim Bunda yaitu kamu dan adikmu, tapi bolehkah Bunda mengasuh lebih banyak anak yang kelak bisa sama cemerlangnya sepertimu.
KELAK, anak-anak yang Bunda sayangi akan menjadi sahabat diskusimu, mungkin partner kerjamu, atau rekan bisnismu, atau kalian berdakwah bersama.
BUNDA sedang menanami sebuah ladang yang akan memiliki banyak pohon dengan nama buahnya: KEBAIKAN
Dan ENGKAUlah pohon itu...
Ladang butuh banyak pohon, bukan hanya dua atau tiga pohon, agar semakin banyak orang bisa merasakan manisnya buah itu.

SEKARANG, NAK...
Apa yang kita tanam hari ini tidak akan kita petik hari ini.
BUNDA sedang menyiapkan teman-temanmu, saudara-saudaramu yang akan menjadi PARTNERmu mengubah dunia di masa depan.

Tidak perlu cemburu, Nak...
Bunda menyayangimu dan adikmu lebih dari apapun, engkaulah titipan terbaik dariNya.
BUNDA MINTA IZIN ya, NAK, untuk menyayangi anak-anak lain.
InsyaAllah Bunda akan berlaku adil pada kalian.
IZINKAN sesekali Bunda menemani anak-anak lain yang sedang membutuhkan Bunda, untuk mengurus sekolahnya, membereskan masalahnya, hingga kelak anak-anak itu bertumbuh dan bisa mengurus semuanya sendiri.

TERIMAKASIH anakku, untuk maklummu...

Noted:
Setelah saya meminta izinnya, situasi hati dan komunikasi antara anak saya dan anak yang saya asuh semakin hangat, alhamdulillah.

Mencintaimu karena Allah,
Bunda

No comments: