24 July 2017

BERANI MEMUKUL? SAYA LAPORKAN! (Perlawanan Pertama Anak Korban Bullying)



Tadi pagi, saya bertemu dengan wali kelas anak asuh saya.

"Saya mau melaporkan kejadian tak menyenangkan pada anak saya. Maafkan ibu, tanpa maksud menghakimi siapapun, hanya sekedar menginformasikan bahwa ini terjadi di kelas Ibu. Anak asuh saya, pulang sekolah kemarin matanya merah tertusuk buku yang secara sengaja dijatuhkan temannya. Dia pulang menangis kesakitan." ujar saya.

Ibu guru tersebut kaget...
"Tidak perlu marah pada anak yang melakukannya, tapi lebih ke sosialisasi pada semua anak mengenai hal-hal yang boleh dan tidak dilakukan pada temannya. Kita sama-sama berjuang membangun karakter anak lebih baik." lanjut saya.

"Kejadian ini menimpa anak saya, dan saya paham kondisi ini sehingga lebih dingin melihatnya. Anak saya pendiam, kondisi diam ini yang membuat teman-teman mungkin mengganggunya. 

TAPI jangan khawatir saya sudah membekali anak saya untuk menegur pada temannya yang berbuat salah, harus lebih bergaul, dan berani melaporkan apa yang dilakukan temannya." tambah saya.

Bisa dibilang, saya banyak berbicara di depan gurunya dan gurunya mengangguk-angguk saja.

UNTUNG saya mah banyak senyum hehehe.
CLEAR!
Semua beres diselesaikan...

Pulang sekolah saya memanggil Sandra, anak asuh saya dan menanyakan bagaimana kondisi tadi di sekolah.
"Aku sangat senang, aku bermain dengan lebih banyak teman."
Lalu temannya menimpali, "Sebenernya tadi ada yang mau nonjok Sandra, tapi Sandra melawan."
Saya menyimak, "Melawan gimana?"
"Sandra tadi galak bilang gini sama yang mau nonjok, berani nonjok? saya laporkan!" ujar dua sahabatnya.

Kami tertawa bersama...
"HEBAT!" puji saya.
TERUSLAH BERANI, NAK...
"Bun, tadi teman-teman juga bilang, sekarang nggak boleh ganggu Sandra lagi karena Sandra punya mamah baru yang akan melindunginya." ujar temannya.

GREAT! mungkin di awal teman-temannya akan melihat ibunya yang mendadak datang ke sekolah, selanjutnya Sandra akan melindungi dirinya sendiri.
Kamu harus tumbuh lebih hebat!
Hari pertama kamu lulus!

Sandra anak asuh saya korban bully...dan saya tidak akan membiarkannya trauma dan menjadi korban terus, saya juga akan mengajarkannya untuk tumbuh lebih KUAT dan HEBAT sebagai perempuan.

Yeaaa, San, kita itu CEWEK KUAT!

Salam buat anak hebat yang mulai berani melawan,
Bunda

No comments: