21 June 2016

Langkah Tepat Untuk Memulai Usaha dari Nol Tapi bisa Diwariskan



Semua perempuan, Anda, saya dan kita semua bisa memulai usaha dan menjemput kesuksesan jangka panjang dan bisa diwariskan.  Bahkan dari latar belakang paling minim pengalaman sekalipun.  Asal ada kemauan yang kuat untuk mendorong langkah positif dan mencapai puncak kesuksesan.  Sebagian besar perempuan begitu takut berbisnis karena beberapa alasan : Takut rugi, takut miskin, khawatir dan cemas berlebihan, sudah punya gaji bulanan yang besar, takut dan malu menawarkan dagangan, tidak punya modal, dan tak punya pengalaman bisnis
Dari tujuh alasan diatas, bagi perempuan yang benar-benar baru pertama kali berbisnis, alasan yang terakhir paling sering disebutkan. 

Nol Pengalaman Bisnis? Nggak Perlu Takut Berbisnis.  Itu bukan alasan yang patut dikemukakan untuk menghentikan langkah Anda memulai berbisnis.
Alasan Anda harus menjadi pebisnis jauh lebih banyak lagi.
Anda harus ingat  ilmu bisnis itu berkembang karena proses.  Proses itu harus dialami.  Bagaimana Anda punya pengalaman bisnis jika Anda tidak mau menjalani prosesnya?

Saya selalu bersemangat mencetak perempuan-perempuan untuk menginspirasi perempuan lainnya.  Mereka yang baru membangun bisnis tak lama kemudian amat mencintai bisnisnya.  Kuncinya ketekunan dan pantang menyerah pada segala kesulitan yang ada, dan tentu saja punya keinginan kuat mengawal bisnisnya dengan penuh suka cita serta mempertahankan bisnisnya agar terus bertumbuh jangka panjang.

Bagaimana sih langkah yang tepat untuk memulai usaha dari nol tapi bisa diwariskan?  Berikut caranya :
Pertama, Pilihlah bisnis Anda.  Rahasianya hanya ada dua: pasarnya ada dan Anda mampu memasuki pasar.  Jika jawaban keduanya ya, maka bersiaplah berbisnis dengan untung besar.

Kedua, Maksimalkan modal yang dimiliki.  Jangan melihat apa yang orang lain miliki dalam membangun bisnisnya.  Anda hanya harus melihat apa yang Anda miliki saat ini.  Tidak perlu berkecil hati dengan minimnya modal yang dimiliki, karena sekecil apa pun itu bisa jadi modal yang bagus.  Tidak perlu memaksakan menambah modal awal dengan berhutang.  Konsep ekonomi harus dipakai : Modal minimal, kentungan maksimal.  Modal minimal tidak perlu membuat Anda kecil hati.  Justru itu harus menyemangati Anda memperkuat sisi lain yang bisa membuat bisnis Anda berkembang.

Ketiga, Promosikan diri dan bisnis Anda.  Buatlah pola promosi yang efektif , buatlah data base calon konsumen Anda, selalu percaya diri dan optimis, berani menciptakan inovasi baru dan tetapkan target yang jelas. Tidak peduli berapa modal yang dimiliki, target yang jelas akan membuat bisnis lebih jelas arahnya

Keempat, Selalu menganggap kritik sebagai hal positif untuk pengembangan diri.  Bisinis baru apalagi menggunakan inovasi yang out of the box pasti akan mengundang banyak kontroversi.  Mulailah jeli untuk menyaring kritik positif sebagai alat untuk menyempurnakan langkah dan membuang ke tong sampah kritik negative yang hanya akan mematikan langkah.

Kelima, Menjadikan hambatan sebagai pemicu.  Hambatan bisa berupa apa saja, jadikan hambatan sebagai kawah candradimuka, ajang penggodokan untuk menjadikan Anda pebisnis sukses jangka panjang.

Keenam, Memperluas dan menjaga jaringan.  Kuncinya jagalah jaringan Anda dengan pelayanan yang professional namun tetap harmonis dalam pertemanan.

Ketujuh, Upgrade terus sumber daya manusia pendukungnya.  Buatlah SDM Anda sekompeten Anda.  Melangkahlah bersama sama, lakukan pendelegasian dengan baik dan jangan ragu untuk turunkan skill Anda dengan terarah.

Kalau sudah begini, Anda akan semakin yakin untuk memulai usaha dari nol dan dapat diwariskan, bukan?

No comments: