16 June 2016

Bagaimana Mengatur Anak Saat Ribet Kerja?



Teh, Bagaimana mengatur Anak Saat Ribet Kerja?
Itulah pertanyaan yang sering dikemukakan para perempuan yang memiliki kesibukan sebagai pebisnis maupun sebagai pekerja kantoran.
Tak ada jawaban lain yang bisa saya kemukakan kecuali, “Libatkan Keluarga”
Seringkali saya ingatkan pada para perempuan dalam komunitas yang saya usung, “Kita bekerja untuk keluarga, pekerjaan bukan menjauhkan anak dan ibunya.  Jadikan diri Anda produktif namun tetap bisa mengurus Anak dengan baik dan memastikan semua urusan rumah terselesaikan.”
Sejak putri pertama saya lahir, saya berkomitmen untuk mengajaknya kemanapun saya pergi.  Keluarga saya libatkan dalam perjalanan bisnis saya.
Pekerjaan harus membuat Anda tidak melupakan keluarga, Anda tetap bisa berada di dekat anak-anak, mengurus mereka setiap saat, memantau perkembangan mereka tiap detiknya.
Tapi kan nggak mudah mengatur Anak saat ribet kerja?
Memang nggak mudah, tapi BISA dilakukan!  Dengan melibatkan dalam rutinitas pekerjaan kita, akan membuat kita bekerja dengan penuh  ketenangan dan kegembiraan. 
Sesekali, ajaklah anak melihat aktivitas Anda sebagai pebisnis atau pekerja kantoran, agar mereka melihat bahwa ibunya sedang melakukan kegiatan yang produktif dan menyenangkan.  Jadikan kemampuan Anda untuk berpenghasilan dan produktif sebagai role model bagi anak-anak Anda.  Role model sebagai seorang ibu yang produktif dan penyebar inspirasi tanpa meninggalkan kewajiban utama sebagai seorang ibu dan istri.   Lambat laun rasa empati dan kemandirian anak-anak Anda akan muncul dengan sendirinya. 
Perlu diingat, mendidik kemandirian anak dan empati mereka lagi-lagi bukan dengan meminta atau memaksa mereka.  Ayah dan bunda bagaimanapun adalah sumber prilaku yang akan diduplikasi oleh anak.  Ajari mereka dengan memberi contoh dalam keseharian.  Karena pada dasarnya, anak akan menduplikasi kebiasaan orangtuanya.
Ajaklah suami berbagi peran. Jadikan bisnis maupun pekerjaan yang Anda jalankan membuat hubungan antara suami dan istri semakin harmonis dan semakin memahami satu sama lain.
Keterlibatan setiap anggota keluarga dalam rutinitas pekerjaan Anda akan membuat mereka ikut merasa memiliki dan mencintai pekerjaan yang sedang Anda jalankan.
Selamat melibatkan keluarga dalam pekerjaan Anda! Jadikan mereka mencintai pekerjaan Anda seperti Anda sendiri!

No comments: