22 May 2016

Membangun Bisnis Rumahan Bersama Ibu-Ibu Doyan Bisnis

Ada beberapa alasan untuk membangun bisnis rumahan diantaranya hobi dan peluang.  Hobi seperti halnya saya yang hobi menulis sejak kecil, jadi penulis artikel sejak kelas 1 SMA, jadi penulis buku sejak usia 24 tahun, dan akhirnya berbisnis rumahan jasa penulisan dengan Brand Indscript.

Menekuni bisnis rumahan yang saya cintai dan berbagi inspirasi bisnis telah menjadi keseharian saya hingga kini.

Untuk berbagi inspirasi bisnis, saya mendirikan komunitas Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB).  Komunitas ini saya dirikan untuk ibu-ibu rumah tangga.  Bertujuan untuk meningkatkan skill, motivasi dan belajar bagaimana berjejaring dalam membangun bisnis rumahan.
Ya, membangun bisnis rumahan tidak bisa sendirian, para ibu membutuhkan wadah untuk berjuang bersama dan saling berkolaborasi.

Para anggota IIDB harus saling memotivasi agar proses memulai bisnis rumahan yang awalnya sulit menjadi jauh lebih mudah. Untuk pebisnis yang sudah maju, bagikan kisah sukses pada pebisnis yang belum maju. Untuk ibu rumah tangga yang sudah berhasil, bagikan semangat pada yang belum berhasil.  Kita tak bisa sendirian menghadapi beragam persoalan

Saya sering memotivasi anggota komunitas IIDB dengan berbagi pengalaman-pengalaman bisnis saya.  Termasuk menceritakan saat bisnis saya dalam kondisi carut marut. Bagaimana saya memaknai setiap keadaan dengan sederhana yaitu dengan terus melakukan sesuatu dan melangkah, saya bisa melaluinya dengan baik. Bisnis yang turun kembali naik.  Bagaimana saya terus memperbaiki yang salah langkah.

Bagi saya, komunitas IIDB ini merupakan “harta” tak ternilai yang saya miliki.

Saya mengoptimalkan harta ini dengan pola berbagi koneksi sekaligus berbagi rezeki. Misalnya, jika ada klien saya membutuhkan satu produk yang tidak saya punya maka saya akan merekomendasikan si A, begitu seterusnya.

Ternyata dengan pola itu koneksi terus bertambah banyak juga klien baru yang berasal dari rekomendasi anggota yang lain.

“Saya tahu ibu dari si A…” lalu kami pun bekerjasama.

Janganlah pernah sungkan berbagi KONEKSI karena ini artinya berbagi REZEKI. Rezekimu, rezekiku juga.  Saya berharap, semoga IIDB menjadi wadah positif bagi kita semua untuk berkembang. Mari merekatkan tangan, membangun bisnis rumahan bersama ibu-ibu doyan bisnis.

No comments: