26 August 2006

Terlalu mengagungkan orang lain dibandingkan diri sendiri

Ingat, jika aku mencoba seperti dia, siapa yang mau menjadi seperti aku?

Peribahasa Yiddi

Memiliki idola dalam hidup tentu saja bukan sesuatu yang diharamkan apalagi jika idola tersebut memotivasi kamu untuk maju. Yang salah adalah ketika kamu mengagumi atau mengidolakan seseorang lantas menganggap diri kamu begitu rendah.

“Seandainya saja aku menjadi seperti dia maka aku akan bahagia.” Kata seandainya itu ibarat pengandaian yang menikammu. Memangnya jika bukan dia, kamu tidak akan meraih kebahagiaan? Sedemikian rendahnyakah kamu memandang dirimu sendiri?

Ada juga efek lain yang bisa terjadi ketika kamu memuja idolamu. Kamu akan selalu berusaha menjadi dirinya, mulai dari gaya berpakaianmu mungkin hingga memaksakan diri untuk mengikuti pola hidupnya yang belum tentu sesuai denganmu, kamu melupakan identitas dirimu yang sebenarnya dan berperan menjadi orang lain. Sekali lagi, menjadi orang lain!

Beberapa syarat mengidolakan orang lain :

  1. Mengambil hal-hal yang positif bukan meniru hal yang negatif
  2. Tetap menjadi dirimu sendiri alias tidak meanggalkan identitas sendiri hanya untuk meniru idolamu
  3. Mengidolakan tidak berarti kamu mengagungkannya
  4. Percayalah, bahwa dia hanya manusia biasa sepertimu, lepas dari kekagumanmu pada kelebihannya dia memiliki kekurangan sepertimu

Kebebasan adalah apa yang kamu lakukan terhadap apa yang telah terjadi pada diri kamu

Jean – Paul Sartre

No comments: