26 August 2006

Kita Manusia biasa yang diberikan pilihan yang sangat berwarna

Mulailah dengan melakukan apa yang perlu, kemudian apa yang perlu, kemudian apa yang mungkin, dan tiba-tiba kamu sedang melakukan hal yang mustahil

Arnold Blasow

Tuhan menciptakan kita bukan tanpa alasan. Tuhan memberi kita alam agar kita berpijak di tanahnya dan berselimut dengan langitnya. Tuhan memberi kita rezki agar kita bisa menggunakannya setelah kita menjemputnya. Tuhan memberi kita orang tua agar kita menyanyanginya. Dan Tuhan menciptakan kita agar kita menerimanya. Walau begitu, bukan semata-mata apa yang diberikan Tuhan kita terima begitu saja, Tuhan memberikan pilihan berwarna untuk kita pilih dalam hidup kita. Misalnya saja, ketika kita butuh air, kita bisa memilih di sungai, di sumur, dari ledeng, atau dari laut. Manusia kreatif bisa menggunakan ciptaan Tuhan untuk beragam pilihan, seorang koki bisa membuat masakan beragam dari satu bahan baku. Ikan misalnya, mereka bisa menjadikan ikan menjadi ikan baker, ikan pepes, ikan tumis, ikan banding, dll. Hebat kan? Demikian pula sebagai manusia kita bisa memilih menjadi manusia yang baik, sedang, buruk atau sangat buruk. Jadi, tidak perlu khawatir dengan penciptaan awal Tuhan atas diri kita karena akhirnya kita yang akan menjadi pengelolanya.

Dan pilihan apapun kita bisa dilakukan sekarang!

Mulailah sekarang….

Mulailah dari diri kita yang sekarang menuju kita di masa depan

Mulailah dari bukan apa-apa menjadi apa-apa

Jangan pernah lagi berpikir untuk mencintai apapun yang kita inginkan tapi cobalah mencintai dirimu sekarang, apa adanya, kamu harus menganggap bahwa cinta yang telah memilihmu saat ini untuk kemudian dijadikan berwarna karena tindakan nyatamu. Ya, tentukan pilihanmu mulai sekarang!

Pilhan hidup merupakan sesuatu yang harus kita tentukan untuk jalan terbaik di masa yang akan datang. Setelah menentukan pilihan maka kita akan belajar untuk berproses mencapainya, merancang rencana fantastis dalam melangkah, membuat kerangka jalan yang akan dilakukan. Membuat segala yang tidak mungkin menjadi mungkin. Membuat lompatan lebih tinggi dalam hidup kita.

Banyak kesulitan dalam hidup kita disebabkan oleh pilihan kita yang salah namun kesalahan bukanlah alasan untuk kehilangan keberanian tetapi merupakan kesempatan untuk terus tumbuh berkembang

No comments: