26 August 2006

Aku BISA seperti DIA walau KEUNIKAN KAMI BERBEDA

Jangan membuat orang lain menjadi ukuranmu. Jadilah diri sendiri!

Ribert Louis Stevenson

Seringkali kita merasa bahwa hanya orang-orang tertentu saja bisa menjadi siapapun yang diinginkannya, sedangkan kita, keinginan dan kenyataan terasa begitu jauh satu sama lain. Hanya orang-orang talented dan memiliki keistimewaan yang berhasil menjadi orang sukses.

Merasa cemburu dengan mereka yang dianggap serba bisa dan populer. Orang lain kita anggap jauh lebih baik dibandingkan diri dan merasa bahwa apapun yang mereka lakukan mengagumkan. Well, kita seringkali merasa sangat tidak mungkin bisa mencapai apa yang mereka capai. Ya, banyak dari kita mengandai-andaian diri menjadi orang lain, memiliki kemampuan yang dimiliki orang lain

“Jika saja aku secantik dia, pasti aku pun akan menjadi model terkenal seperti dia.”

“Jika suaraku melengking seperti mariah carey, pasti aku sudah menjadi penyanyi top.”

“ Jika rambutku seindah sutra, pasti aku akan menjadi model iklan shampoo yang mengagumkan.”

Dan banyak lagi pengandaian diri yang seolah-olah bahwa hanya orang yang seperti kita lihatlah berhasillah yang pasti memang akan berhasil. Padahal…..kita bisa seperti mereka!!!

Kita nggak perlu punya suara bagus kalo kita bisa sangat berbakat menjadi penulis

Kita nggak perlu punya rambut yang menawan kalo kita ternyata bisa jadi pelukis

Kita nggak perlu punya badan yang langsing kalo kemampuan unik kita di bidang desainer

Kita bisa seperti mereka yang kita kagumi jika kita memang bisa memanfaatkan kelebihan yang kita miliki untuk mencapai sesuatu yang juga tak kalah mengagumkan.

Jangan berpikir negatif pada Tuhan! Setiap manusia itu diberikan sesuatu yang mengagumkan dalam dirinya. Siapa yang nggak mau punya suara semerdu Celine Dion? Tapi, itu adalah hal yang mengagumkan dari Celine Dion, sedangkan kamu punya hal yang mengagumkan lainnya dalam diri. Ngapain juga mesti merasa menyesal menjadi dirimu!

Aku sangat yakin dan percaya kalau Tuhan itu sangatlah Adil. Dia bisa melakukan apapun untuk umatNya. Tuhan punya kuasa untuk mengubah apapun, dengan catatan kamu percaya dengan kekuasaanNya. Kalau saja kamu tahu, bahwa semua orang yang kamu kagumi itu sebetulnya memang sangat menyakini dirinya bisa menjadi seperti sekarang. Jadi, jika kamu yakin kamu bisa maka kamu akan bisa!

Well, lagipula sebetulnya bakat atau keunikan yang dimiliki setiap orang itu sebenarnya hanyalah alat yang diberkan Tuhan untuk bisa kita manfaatkan sebaik mungkin. Percuma aja deh kalo kamu punya beberapa kelebihan tapi kamu malah melirik dan ngiri sama kelebihan orang lain. Memang sih “ rumput tetangga selalu saja lebih hijau” bisa jadi sudah begitu melekat dalam diri setiap orang tapi itu bukan berarti kamu bisa menyia-nyiakan potensi yang ada lalu mengejar potensi lain yang belum tentu kamu bisa berkembang di sana. Rugi kan?

Dan walaupun mungkin bakat atau potensimu tidak begitu hebat, janganlah berkecil hati sebab dengan proses dan waktu yang secara kontinue kamu tetap akan merasa puas. Minimal kamu merasa puas akan dirimu sendiri.

Dua kecenderungan

Dalam diri kita

Ada dua kecenderungan ‘cukup diri dan tidak percaya diri”

Dengan cukup diri

Kita menolak uluran tangan

Yang sebetulnya kita butuhkan

Dengan tak percaya diri

Kita diombang ambingkan oleh arus kehidupan

Kalau dituruti

Kedua-duanya membawa akibat sama :

Terasing!!

Hubert Van Zeller

No comments: