03 November 2017

Bagaimanapun Kebatilan akan Terbongkar dengan Sendirinya

Bagaimanapun Kebatilan akan terbongkar dengan Sendirinya
-
-
Masih ingat pemberitaan mengenai salah seorang peserta perempuan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementrian Hukum dan HAM tertangkap basah saat berusaha curang ketika mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Commputer Assisted Test (CAT) beberapa waktu lalu.
Aksinya itu ketahuan saat sedang mengikuti proses body check menuju ruang tes di sebuah hotel di Kota Semarang. Perempuan berkerudung itu berusaha menyusupkan seperangkat alat komunikasi dengan rapi di balik pakaiannya.

Singkat cerita, perempuan yang sedianya akan mengikuti serangkaian tes penerimaan pegawai negeri itu malah digiring ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Sementara dari pihak panitia ujian, namanya sudah masuk daftar hitam. Dengan kata lain, ia tidak akan  bisa lagi mengikuti tes CPNS kapanpun dan dimanapun lagi.

Akhir yang tragis untuk seorang yang berusaha mencurangi orang lain. Seperti kata pepatah, setiap kebaikan akan kembali kepada pemiliknya. Demikian pula sebaliknya, kejahatan akan kembali juga kepada pemiliknya.

Dalam Al-Quran telah ditegaskan bahwa sekecil apapun tindak kejahatan, Allah akan memberikan ganjarannya. Tidak ada yang luput dari pengawasan Allah.
Mengapa kita selalu berusaha “mencuri” nikmat Allah? Padahal DIA sudah menyediakannya untuk kita sedemikian banyaknya. Hanya tinggal meminta, merengek dan memohon pada Allah serta berusaha keras. Allah pasti berikan.

Mengapa sebegitu takut rezeki kita akan tertukar dengan rezeki orang lain?
Sandal di masjid bisa saja tertukar karena unsur kesengajaan. Namun rezeki, jodoh dan maut adalah rahasia terbesar Allah terhadap kita ummat-Nya.

Tahukah, bahwa helaian daun yang jatuh ke tanah tertiup angin pun sudah dalam ketentuan Allah.

Duhai perempuan yang telah berbuat curang, tidakkah engkau malu kelak bila anak, suami dan ayahmu mengetahui perbuatanmu, bahwa rezeki yang kau kumpulkan berawal dari kebohongan? Sebuah arang hitam malah yang diberikan di kening mereka semua atas perbuatanmu.
Semoga dengan adanya kejadian ini, perempuan itu dan kita yang pernah berbuat curang segera menyadari kekeliruan. Mari menjadi perempuan sholehah kebanggaan keluarga dan agama, dengan menjauhi perbuatan curang.  


No comments: