31 October 2017

Penyakit Bipolar Bisa Disembuhkan dengan Menulis

Marshanda Sembuh dari Bipolar
-
-
Artis Marshanda Andriani pernah mengidap penyakit psikis bipolar disorder beberapa tahun silam. Orang yang mengalami bipolar seperti Marshanda kerap diragukan bisa sembuh. Pada awalnya Caca, sempat mengalami penolakan pada penyakitnya. Setelah hampir selama kurun waktu 4 tahun ia menjalani hidup dengan gangguan bipolar. Puncaknya ialah saat Caca memutuskan berpisah dengan suaminya yang telah memberi seorang anak dan ketika Caca melepaskan hijabnya.

Menurut dokter yang merawat Caca, gangguan bipolar-nya bisa disembuhkan jika semua pengobatan dan terapi dijalani dengan disiplin. Tetapi pasien bipolar tetap mengonsumsi semacam suplemen untuk mengatur hormon dan menyeimbangkan neutrotransmitter di otak.
Disamping menjalani pengobatan medis, terapi dan rutin konsumsi obat Caca memiliki cara ampuh untuk mengatasi kekambuhan bipolarnya. Pertama, ia akan ditanya tentang panic attact yang biasa menyerang pengidap bipolar. Dan yang kedua, ia harus bisa menganalisa level scoring panic attack-nya, supaya keluarga bisa segera memberikan solusi.

Menurut pengakuan Caca, gangguan bipolar harus mampu dikontrol secara baik dengan cara mendisplinkan diri dan menata kehidupan pribadi. Caca selalu menuliskan setiap kejadian penting dalam buku hariannya, setiap hari. Ia sangat rajin mengisi buku diarinya yang ia namakan ‘diary kesyukuran’. Menurut beberapa sumber, ada korelasi yang signifikan antara menulis dengan terapi jiwa. Dimana proses menulis akan membantu proses terapi kesembuhan orang dengan gangguan psikologis, bipolar salah satunya.

Kini, Caca telah sukses menaklukkan bipolar yang diidapnya selama kurang lebih 5 tahun. Ia telah banyak mengalami hal-hal yang ‘menakjubkan’ dalam hidupnya bersama bipolar tersebut.
Duhai para perempuan dimanapun anda berada, bahwa sesungguhnya setiap penyakit itu ada obatnya, kecuali kematian.

Dan Marshanda telah membuktikan bahwa salah satu obat dari penyakit ialah perbanyak bersyukur. Dengan banyak bersyukur jiwa kita akan semakin sehat serta terjauh dari stress sebagai pemicu berbagai penyakit.



No comments: