21 August 2017

PEREMPUAN PENJAHIT KEMERDEKAAN (Perempuan yang merdeka bisa memerdekakan orang di sekitarnya)



Siapa yang tidak kenal dengan nama Fatmawati? Beliau adalah istri Sang Proklamator Indonesia, Soekarno yang juga Presiden Pertama di Republik Indonesia. Dari Fatmawati pula, Soekarno mendapatkan anak yang semuanya lahir di istana.

Di awal kemerdekaan bangsa ini, sosok FATMAWATI merupakan TOKOH PENTING yang tidak bisa dipisahkan dari bendera merah putih yang kita hormati sekarang ini.

Menurut sejarah, bendera pertama yang dikibarkan berasal dari bendera Belanda yang disobek warna birunya.
Karena warna bendera Belanda, biru merah dan putih.
Setelah disobek warna birunya, ibu negara Fatmawatilah yang MENJAHIT sisa sobekan itu menjadi BENDERA yang layak pakai dengan TANGANNYA sendiri.
Yaa... DIJAHIT DENGAN TANGAN BELIAU SENDIRI.
Sekarang bendera yang pernah dijahit oleh FIRST LADY itu disebut BENDERA PUSAKA.

Masih diperingati detik-detik pertamakali Indonesia memiliki sebuah bendera sebagai lambang kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Duhai perempuan, demikian indah namamu disematkan dalam catatan sejarah yang tidak akan terhapus oleh waktu. Sebuah PENGORBANAN 'kecil' yang dilakukan ATAS DASAR CINTA pada suami dan tentu saja cinta tanah air membuat namamu di kenang selalu.

Tahukah Engkau, bahwa ketika menjahit bendera itu, engkau turut pula 'menjahit' dan MENYATUKAN JIWA, HATI dan SEMANGAT PERJUANGAN MENJADI SEBUAH KEBEBASAN. 

Siapa sangka AMAL JARIYAH itulah yang ternyata sangat membantu meringankan pekerjaan suamimu, Soekarno.

Sahabat perempuanku, apa yang sudah engkau lakukan terhadap suami dalam rangka MERINGANKAN pekerjaannya? Mematuhinya? Itu wajib. Mengasuh anak-anaknya. Itu juga kewajiban.
Lantas apa?

Di zaman sudah merdeka seperti ini, sebuah langkah kecil yang BERDAMPAK BESAR bagi suami tercinta adalah;
Mudahkan ia meraih surganya Allah SWT dalam membimbing rumah tangga kalian...
Berikan peran sebagai leader sebebas-bebasnya kepada sang suami...
Manut...
Nurut...
Ikhlas...
Serta mengiringi setiap langkahnya dengan doa terbaik.

Merdeka dalam melangkah mengikuti arahan suami menuju kebaikan...
"Athiullaha wa athiur Rasul wa Ulil Amri minkum". Ulil Amri yang terdekat kita adalah suami.
Patuhi segala perintahnya, Insyaallah ridho Allah SWT engkau dapati.
Termasuk jika sang suami menyuruh menutupi auratmu secara KAFFAH.
Wahai perempuan, beruntunglah menjadi perempuan
Tanpa disadari, perempuanlah yang akan memberikan Indonesia kebaikan, melahirkan generasi terbaik, dan menata masyarakat lebih berbudaya.
Merdeka untuk perempuan...
Merdeka untuk Indonesia...

No comments: