03 August 2017

KAMU PUNYA MASA DEPAN SEPERTI BINTANG, NAK (Kerjasama orangtua dan anak untuk melepaskan diri dari perasaan bermasa depan suram dan akhirnya memilih bunuh diri)



"Teh, bagaimana cara mengedukasi remaja ya?" tanya sahabat sekaligus adik saya Tri Widayanti
Saya mulai menduga ada sesuatu, "Ada apa emang?"
  "Saya ingin mengedukasi remaja terkait maraknya bunuh diri yang dilakukan oleh banyak orang"
ujarnya
"Ada kejadian lagi?" tanya saya
"Ada teh di Bandung, dua perempuan bunuh diri." Ujarnya
Innalillahi...
"Teteh belum update beritanya." Mungkin seharian kemarin saya fokus dengan meeting INdBlack saya ketinggalan
"Sudah viral videonya." Ujarnya

VIRAL lagi!
VIDEO BUNUH DIRI JADI VIRAL? KETERLALUAN!
Betapa mudahnya keburukan menyebar, betapa sulitnya kebaikan menjadi virus. Begitu sedihnya hati saya
"Indonesia darurat teh" ujarnya

IYA, INDONESIA DARURAT dalam banyak hal, kenakalan remaja, Narkoba, Pornografi, HOAX, termasuk sekarang kasus bunuh diri.
Anak-anak menggantung diri di lemari karena ingin bertemu dengan orangtua yang berpisah
Remaja bunuh diri karena putus cinta

Selebgram bunuh diri karena bangkrut
Sepertinya, ada banyak alasan untuk bunuh diri dan INI DARURAT luar biasa!
SAYANGNYA, kondisi darurat ini diperparah dengan viralnya berita yang potensial membuat orang lain meniru TAPI tidak BALANCE dengan pencegahannya.
JAUH lebih banyak yang memviralkan KASUS daripada yang memviralkan PENCEGAHANNYA.
"Inilah yang membuat saya memutuskan facebook personal saya akan digunakan untuk campaign sosial, neng" ujar saya pada beliau

Ngomongin bisnis sudah banyak orang melakukannya di FB
Ngomongin dunia penulisan sudah banyak yang melakukannya
CAMPAIGN SOSIAL masih belum banyak dan belum VIRAL
Tak jarang, campaign sosial malah dianggap Riya, ingin dipuji, dll *Padahal ini sudah DARURAT!
Semua orang yang memiliki akun media sosial dengan jumlah pengikut yang besar sudah harus menyelipkan campaign sosial, tips bermanfaat, INDONESIA DARURAT!

Saya sedih...
Saya gelisah...
TAPI, saya percaya bahwa tidak butuh jutaan orang untuk berubah, cukup SATU atau DUA ORANG yang ada di setiap rumah mulai MENGUBAH DIRI LEBIH BAIK. Orang itu bernama: Ibu atau Bapak atau ORANGTUA.
Betapa pentingnya orangtua untuk menanamkan AKIDAH yang benar pada putra-putrinya, menjadi keharusan bagi orangtua membuat anak YAKIN PADA KETENTUAN ALLAH
Pada saat mendapatkan masalah, akan selalu ada solusi
Pada saat sedih, akan muncul bahagia
Pada saat duka, terbitlah gembira
Tidak pernah merasa sendiri...
Tidak merasa paling menderita...
Tidak merasa termiskin di dunia...
Tidak merasa paling bermasalah seantoro jagad raya...

KITA TIDAK SENDIRI, meski semua orang tidak ada di pihak kita, ada Allah yang selalu memapah kita
Ketika sudah berbuat salah, bukan berarti salah selamanya, PERBAIKI dan SEMPURNAKAN langkah
Ketika terjatuh, tidak akan jatuh selamanya, BANGUN dan TATAP MASA DEPAN
Ketika gagal, tidak akan gagal selamanya, BUKTIKAN kalau kita BISA!

BANYAK dan BERAGAM ALASAN orang memutuskan bunuh diri TAPI ada tiga alasan yang harus ditekankan untuk tidak melakukannya
1. Bunuh diri bukan akhir segalanya
2. Ada Allah akan menolong
3. MEREKA ADALAH BINTANG DI MASA DEPANNYA!

Anak adalah tanggungjawab kita, bukan hanya anak yang dilahirkan dari rahim kita, tapi semua anak-anak dimanapun berada, kita turut andil menjaganya. JIKA video viral keburukan diikuti oleh yang menonton dari yang kita share, kita turut andil dalam menciptakan DARURAT INDONESIA! *naudzubillah

Wahai para orangtua, segera kita rapatkan barisan meski hanya di dunia maya dengan menshare HANYA KEBAIKAN saja

Wahai para orangtua, bentengi keburukan dengan DO'A dan mintalah pada Allah untuk selalu menjaga anak-anak kita meski kita memiliki keterbatasan mengawasi mereka, kita titipkan anak-anak dimanapun berada ditanganNya.

Wahai para orangtua, segera peluk dan dekatkan hati dengan anak-anak kita, mungkin saja mereka sedang gelisah, bersedih, bermasalah dan kita tak tahu karena kesibukan kita

Wahai para orangtua, anak-anak bukan hanya membutuhkan kecukupan sandang, pangan, dan papan saat ini TAPI mereka lebih butuh kehangatan dan kebahagiaan dari sebuah pelukan

Wahai para orangtua, mendekatlah pada remaja kita, mungkin mereka sedang gelisah, mereka membutuhkan sahabat untuk menenangkannya

Wahai para orangtua, mendekatlah pada guru anak kita, tanyakanlah bagaimana kondisi anak kita di sekolah dan jadilah partner guru untuk menyukseskan pendidikan dan karakter anak kita

Wahai para orangtua, berhentilah untuk bertengkar dengan pasangan dan lupa bahwa ada anak-anak yang mengintai ketidakbahagiaan itu dan membuatnya bersedih

Wahai para orangtua, katakanlah pada anak-anak kita bahwa siapapun mereka, bagaimanapun keadaaannya, MEREKA ADALAH BINTANG DI MASA DEPAN, mereka adalah BINTANGNYA KELUARGA.

Mari berkumpul menjadi satu untuk membentengi anak-anak kita dari lemahnya imah, mudahnya goyah, dan rapuhnya diri. KUATKAN mereka dengan do'a, kedekatan diri, dan pastinya AKIDAH yang tak terbantahkan.

DARI DUNIA MAYA kita wujudkan di DUNIA NYATA dengan AKSI TANPA JEDA

Demi anak-anak kita, generasi penerus kita yang harus jauh lebih baik, dan demi Indonesia generasi emas, demi agama yang kita cintai

Wahai para orangtua, mari bekerjasama dengan anak-anak kita agar mereka mampu melepaskan diri dari perasaan bermasa depan suram dan akhirnya memilih bunuh diri *naudzubillah

SEKARANG, IYA SEKARANG JUGA, datangi anak-anak kita, peluklah mereka, dan jadilah orangtua yang bisa mereka andalkan hingga mereka bisa menjadi KUAT dan HEBAT bahkan saat kita tak ada disisinya.

BISMILLAH....

No comments: