29 May 2017

Jangan Minta Banyak Sama Allah Kalau Ibadah Kita Hanya Sedikit



Suatu malam saya merasa tertampar sekali dengan nasihat suami.  Menjelang tidur saya bertanya pada suami mengenai makin maraknya di media sosial tentang kegiatan “SALING”.  Saling hina saling menjelekkan, saling-saling lainnya.

Suami hanya mengatakan hal ini.  Sebelum menghina orang lain tanyakan beberapa hal pada diri sendiri :
“Sudah benarkah wudhu kita?”
“Sudah khusyukah sholat kita?”
“Sudah bersihkah niat kita?”
“Sudah benarkah cara kita berdoa?”
“Sudah berapa banyak kita membaca dan mengkaji Al Quran?”
“Sudah berapa banyak kita sedekah?”
Yang saya tangkap adalah sudah seberapa disayang kita sama Allah dengan ibadah kita?
“Jangan-jangan yang dihina jauh lebih baik dibandingkan kita?  Maka, tanyakan dulu hal di atas saat kita mau menghina seseorang.

“Jangan-jangan dia lebih disayang Allah dibandingkan kita.”

Saya jadi malu sama pertanyaan yang diajukan oleh suami, jadi instrospeksi diri juga.
“Sudah benarkah wudhu saya?”
“Sudah khusukah sholat saya?”
“Sudah bersihkah niat saya?”
“Sudah benarkah cara saya berdoa?”
“Sudah berapa banyak saya membaca dan mengkaji Al Quran?”
“Sudah berapa banyak saya bersedekah?”

Jangan-jangan…
Ah jangan-jangan…
Mata saya berbinar, “Insya Allah saya mau berubah dari diri sendiri dulu.  Nggak peduli orang mau berbuat apa juga.  Bebenah diri lebih penting, menuju 40 tahun harus lebih baik!”  Tekad saya pada suami.

Saya akan mulai :
Memperbaiki wudhu saya.
Mengkhusukan sholat.
Membersihkan niat saya.
Membenarkan cara saya berdoa.
Memperbanyak membaca dan mengkaji Al Quran.
Memperbanyak sedekah.

Pesan beliau, “Kalau sedang dengarkan youtube jangan hanya dengarkan ceramah biasa, mulai dengarkan kajian tentang pembenahan sholat, wudhu tata cara hidup dalam Islam dan panduan lainnya.”

“Apalagi kalau hanya mendengarkan youtube panduan bisnis.”

Lalu terkait pertanyaan awal saya yang menanyakan peran media sosial apakah dijawab suami?  Jawabannya ternyata adalah perbaiki diri dulu!

Jika semua orang melakukan hal yang sama dengan bertanya pada diri sendiri dulu mengenai beberapa hal di atas, Insya Allah media sosial makin bersih dari saling menghina.
Insya Allah.
Satu lagi yang membuat saya makin jleb adalah pesan terakhir suami sebelum kami tidur, “Jangan minta banyak sama Allah kalau ibadah kita hanya sedikit.”

Ya Allah, maafkan hambaMu ini, yang suka banyak meminta tapi ibadahnya masih sedikit.

No comments: