03 November 2016

Membaca Al-Quran tidak lagi hanya satu halaman per hari? Pasti bisa!



Buku di rumah saya tak terhitung jumlahnya.  Saking banyaknya, kadang buku saya taruh di sofa, di meja, di pinggir TV, di setiap sudut rumah saya berada.  Beberapa waktu yang lalu malah ada ribuan buku yang kami bereskan dan sebagian telah didonasikan ke berbagai perpustakaan umum atau perpustakaan sekolah.  Alhamdulillah berdus-dus buku telah disumbangkan.

Saya memang seorang penikmat buku sejak kecil, buku telah memompa semangat saya untuk memilih karir menjadi seorang penulis.   Banyak pembelajaran tentang hidup saya dapatkan dari buku.  Dari buku saya semakin siap menghadapi setiap episode kehidupan, menjadikan tiap episode sebagai ajang saya untuk belajar.  Membuka mata saya bahwa hidup akhirnya merupakan satu pembelajaran ke pembelajaran lainnya.

Kesukaan saya membaca buku membuat saya bisa menulis tentang apa saja.  Bisa mengkolaborasikan pemikiran saya dengan pemikiran orang lain.

Saya begitu suka membaca, hingga saya bisa membaca 2-3 buku dalam satu hari.

Lalu, kenapa saya hanya meluangkan waktu membaca Al-Qur'an satu halaman saja sehari?  Padahal Al-Qur’an adalah pedoman hidup ummat Islam.  Seharian  kemarin tiba-tiba saya merasa sedih.

Kegelisahan ini saya sampaikan pada suami.

"Bolehkah Al-Qur'an itu saya bawa-bawa seperti halnya buku dan saya baca dimana-mana seperti halnya buku?"

Suami saya mengatakan, "Allah mempermudah kita, membaca Al Qur'an tidak selalu harus duduk menghadap kiblat, menggunakan mukena. Al Qur'an siap kamu baca dimanapun seperti halnya buku. Kecuali tidak kamu baca di kamar mandi seperti halnya buku-buku itu."

Kegelisahan seketika saya memudar.

Semoga membaca Al-Quran tidak lagi hanya satu halaman per hari.  Ya, saya pasti bisa!

O ya, saat ini saya  juga harus mempersiapkan diri menjadi nara sumber di Olimpiade Al Qur’an bersama Komunitas One Day One Juz (ODOJ).  Saya akan mengupas, Bangga Menjadi Muslimah!  Bagaimana Muslimah Bisa Berprestasi dan Untuk Apa Berprestasi?

Adakah yang bisa ketemu saya di sana? Bekasi, 9 November 2016?


No comments: