08 August 2016

Masalah Tak Perlu Membuat Kita Menangis



Bagi Anda yang sedang dirundung masalah.
Ya, masalah selalu ada. 
Masalah keluarga…
Masalah bisnis...
Masalah diri sendiri...
Masalah pertemanan...
Masalah apa saja...
Masalah bukanlah milik satu atau dua orang.
Bukan hanya milik Anda atau milik saya, tapi milik semua orang yang ada di muka bumi ini.

Perbedaaannya bukan apakah masalah itu besar atau kecil, tapi bagaimana setiap orang memandang setiap permasalahan itu.  Cara pandang akan masalah itulah yang membuat masalah menjadi besar atau menjadi kecil.  Itu sebabnya yang paling saya inginkan saat ini adalah ingin menjadi orang yang kaya dengan pikiran positif.

Pikiran positif, ya, pikiran positif.  Kenapa saya ingin kaya dengan pikiran positif?  Menurut saya sih pikiranlah yang menjadi awal permasalahan sesungguhnya.  Kerapkali masalah kecil karena dihadapi dengan pikiran-pikiran yang semrawut berubah menjadi masalah yang super besar.

Tapi, bukan berarti masalah besar dianggap kecil, hanya saja ketika kita menghadapi masalah besar tidak sampai membuat masalah baru.

Saya mencoba terus berpikiran positif sejak lama.  Dan sesungguhnya ini bukanlah persoalan mudah!   Dengan banyaknya rentetan persoalan yang berkaitan dengan habluminnas, berpikiran positif bukanlah persoalan mudah.

Kita dituntut untuk terus memahami setiap perbuatan manusia lain dengan pikiran yang tetap jernih.  KUNCI dari menghadapi masalah ternyata adalah MENGHADAPI dan TIDAK LARI!

Kita hadapi masalah seperti halnya kita menghadapi sebuah kesenangan yang pernah kita dapatkan.  Masalah tak perlu membuat kita menangis

Pencapaian tertentu tak perlu membuat kita bahagia berlebihan.  Semua dalam takaran standar dan sederhana.

Dalam pertemanan.  Suatu saat kita akan menemukan bahwa orang yang membenci kita berbalik mencintai kita, orang yang mencintai tetiba membenci kita.  Itulah sebabnya dalam segala hal TAKARAN perasaan harus SESEDERHAA mungkin, sehingga dalam bebagai situasi kita siap untuk MENERIMA dengan penuh keikhlasan.

Di Reparasi Bisnis saya juga menemukan begitu banyak masalah dari kalangan pebisnis perempuan, kadang yang harus kami REPARASI bukan hanya bisnisnya tapi juga HATInya.
Tapi, saya yakin bahwa reparasi bisnis hanya bisa berhasil jika HATI dan PIKIRANnya sudah berhasil diREPARASI.

Mereparasi mental block...

Mereparasi kurang percaya diri...

Mereparasi perasaan tidak istimewa...

Mereparasi mental serba tahu...

Sekali lagi masalah pasti ada, KUNCINYA KITA MAU MENGHADAPI DENGAN SIKAP DAN PIKIRAN POSITIF sehingga kita selalu bisa menemukan SOLUSI dari masalah seberat apapun.

Tidak lupa, kuatkan DO'A dan KEYAKINAN bahwa kita bisa melaluinya dan selalu bisa melaluinya dengan petunjukNya.

Siap?

No comments: