18 August 2016

Ayah Bunda, Jangan Wariskan Utang Pada Kami!



Sudah mencatat utang Anda?

Dan saya pun kembali mengingatkan diri pada utang yang kami miliki, saya catat satu per satu utang yang pernah kami lakukan, SANGAT DETAIL.

Jangan sampai ada yang terlewat, karena satu terlewat artinya SATU WARISAN UTANG akan diberikan pada anak-anak kelak.

Memiliki utang memang sumber kegelisahan
Utang membuat kita tidak bisa tidur
Utang membuat siang menjadi malam, malam menjadi siang
Utang membuat mimpi buruk  hadir sepanjang waktu
Utang juga pernah membuat saya kehilangan percaya diri karena si penagih utang melakukan penagihan dengan cara mempermalukan saya, ini sungguh terjadi!
Dan utanglah yang membuat saya berpikir KREATIF bagaimana membayar utang lebih CEPAT
Seperti yang pernah saya share sebelumnya, saya MEMBREAKDOWN UTANG seperti halnya membreakdown TARGET OMZET

Misalnya:
Utang senilai 30 Juta
Target dibayar: 3 bulan atau 90 hari
Maka jumlah menabung setiap hari: 333Ribu atau dibulatkan 350Ribu (agar lebih cepat terkumpul dibulatkan ke atas)

DAN KONSISTEN SETIAP HARI MENABUNG SENILAI 350RIBU, MAKA DALAM 3 BULAN KE DEPAN UTANG 30 JUTA AKAN LUNAS.

Tentu saja, akan terjadi pro dan kontra terkait menabung harian, seperti beberapa pertanyaan yang terkait PENDAPATAN
"Bagaimana mungkin menabung jika penghasilan terbatas?"
"Bagaimana mungkin menyicil target tabungan, jika saya pekerja dengan jumlah gaji yang terbatas?"
JAWABANNYA sudah saya share dalam status NAIKKAN PENDAPATAN TURUNKAN PENGELUARAN
Artinya semua orang yang bersungguh-sungguh MEMBAYAR UTANG akan MENEMUKAN SOLUSI yang terbaik.

Misal:
1. Menambah pendapatan sampingan selain bekerja, keuntungannya DITABUNG
2. Pebisnis meningkatkan OMZET dan keuntungan hariannya DITABUNG
3. TURUNKAN pengeluaran harian sehingga ada uang untuk DITABUNG

Bebaskan diri dari utang.
Nol utang.
Jangan gelisah karena utang, pecahkan segera.
Insya Allah, semoga BERMANFAAT dan semoga rintihan anak kita, "AYAH BUNDA, JANGAN WARISKAN UTANG PADA KAMI" bisa menjadi sebuah kenyataan.

Jangan wariskan UTANG pada anak-anak kita, wariskan TELADAN yang bisa mereka lakukan di MASA DEPAN.

No comments: