Reparasi Bisnis = Reparasi Pikiran



"Aku belum mengalami kegagalan, aku hanya menemukan 10.000 cara yang tidak berhasil "

Demikian quote yang selalu menjadi penyemangat Pipiet Agustin, pemilik online shop "Aisyah Moslem Corner" yang menjual frozen food cilok dan siomay pingpong saat mengalami naik turun dalam perjalanan bisnisnya.

Ibu rumah tangga yang memulai berbisnis pertengahan tahun 2014 memang memiliki semangat belajar yang besar.  Merasa harus terus mengupgrade ilmu bisnisnya, beliau memutuskan mengikuti training-training di Indscript di awal tahun 2016 ini.

Beliau mengakui sejak mengikuti kelas Reparasi Bisnis, banyak ilmu yang didapatkan.  Diantaranya beliau semakin bisa mengenali masalah-masalah apa yang dialami dalam menjalankan bisnis, mencari solusi permasalahan, mengetahui  kelemahan dan kelebihan produk yang dijual, merancang promosi, berinovasi, bagaimana membangun team yang solid, memiliki pembukuan lebih baik, serta belajar manajemen waktu lebih baik.  Bagi Pipiet Reparasi Bisnis adalah "Reparasi Pikiran".
Setelah mengikuti Reparasi Bisnis, perempuan yang bernama asli Fitri Agustin merasa menjadi paham tentang bisnis yang dijalaninya.  Selain itu Reparasi Bisnis juga membuat Pipiet jadi lebih mengerti tentang arti sebuah konsistensi.

Pipiet semakin memahami bahwa konsistensi itu mutlak diperlukan bagi seorang pebisnis untuk bisa bertahan dan mampu bersaing dengan pebisnis yang lain. Beliau mulai menemukan point-point penting dalam berbisnis, yakni sebagai berikut :
·         Untuk mendapatkan sesuatu harus melalui sebuah usaha
·         Usaha yang dilakukan haruslah dengan sungguh-sungguh dan terus menerus
·         Harus sabar dalam artian segala sesuatu yang kita kerjakan saat ini belum tentu hasilnya keluar hari ini jadi teruslah ACTION
·         Fokus kepada satu hal
·         Lakukan segala sesuatu harus didasari ilmu yang mendasari agar bisa terarah, terkontrol, sehingga hasilnya pun jelas.
·         Segala sesuatu yang dilakukan walau cuma sedikit tapi jika dilakukan terus menerus akan menghasilkan sesuatu yang banyak
·         Janganlah hanya memandang hasil kesuksesan orang lain tapi lihatlah proses orang itu menjadi sukses
·         Pantang menyerah

Tak puas hanya belajar ilmu bisnis, semangat belajar Pipiet memang luar biasa, Ibu dari 4 anak ini juga mulai merambah ke dunia kepenulisan.  Kesukaan beliau membaca buku-buku motivasi dan inspirasi serta impian beliau untuk bisa menulis buku tentang kisah-kelas inspiratif membuat perempuan hebat ini memutuskan untuk mengikuti  kelas TOD Menulis Kisah Inspiratif.

Dari kelas TOD inilah Pipiet mulai belajar bagaimana membuat judul yang menarik, membuat tulisan yang luwes tidak kaku sehingga bisa mengajak pembacanya untuk bisa membayangkan, mengetahui cara membuat paragraf yang menarik, mencari ide cerita, serta menulis yang sesuai EYD. 

Mmm…Melihat ketekunan dan kegigihan Pipiet belajar, saya yakin impian beliau sebagai pebisnis handal sekaligus penulis yang menginspirasi akan segera terwujud!

No comments:

Post a Comment