“Buat teman-teman yang masih
ragu untuk ikut TOD, please singkirkan keraguan itu. Training ini menjawab
APA kebutuhan kita sehingga kita bisa ACTION dengan tepat. Buat saya pribadi, TOD Menulis Kisah Inspiratif
seperti angin segar di antara angan-angan semata.”
Demikian menurut perempuan
penulis yang bernama lengkap Laras Bening Ayuningtias Tri Waluyojati.
Ayas, demikian perempuan ini
biasa disapa, sejak kecil sangat suka belajar. Sang Ibunda adalah orang yang pertama
kali memperkenalkan buku pada Ayas kecil.
Sejak bisa membaca di usia 2
tahun tanpa diajari, Ayas sangat senang membaca buku apa saja. Pun ketika mulai
bisa menulis, Ayas mulai menulis hal apapun.
Beruntungnya Ayas, aksara
menjadi hal yang lumrah di rumah perempuan pembelajar ini. Kebetulan sang Ibunda pernah kuliah di sastra
indonesia dan Ayahanda adalah mantan penulis cerpen dan puisi. Darah penulis mengalir kuat di tubuhnya.
Ketika Ayas memulai bisnis di
dunia direct selling buku, beliau semakin merasakan manfaat dari kesukaan akan menulis,
diantaranya adalah bisa membuat artikel bisnis dan copywriting sendiri.
Tak hanya menulis artikel dan
konten copywriting untuk bisnisnya, Ayaspun mulai menulis buku. Buku antologi pertama yang beliau tulis
bersama teman-teman di grup parenting telah terbit November tahun lalu. Nah, saat ini impian terbesar Ayas adalah
adalah menulis buku yang di tulis oleh dirinya sendiri.
Ayas sangat menyadari, bahwa
impian tanpa dibarengi oleh usaha akan sia-sia.
Keinginan beliau untuk mengupgrade kemampuan menulis mulai
bergejolak. Menang lomba menulis di grup
Tips Nulis dan Bisnis dan mendapatkan hadiah voucher potongan harga untuk
mengikuti TOD menulis kisah inspiratif bagaikan menjadi pintu gerbang beliau
untuk mewujudkan impian menulis buku sendiri.
Beliau tak menyia-nyiakan kesempatan untuk segera mendaftar dan belajar
bersama saya.
Menurut Ayas, di TOD banyak hal yang beliau pelajari, diantaranya bagaimana membuat judul yang menarik, lead yang eye catching, membuat isi cerita yang berbobot serta penutup yang manis. Sehingga, cerita bukanlah jadi sekedar cerita namun bisa membawa pembaca hanyut ke dalam alur cerita itu sendiri.
Setelah mengikuti beberapa
pertemuan TOD, sudah ada beberapa kisah yang beliau tulis. Satu di antaranya
sempat beliau lempar ke segmen parenting, sesuai jalur yang beliau pilih :
menulis kisah inspiratif di dunia parenting. Alhamdulillah masukan dari
teman-teman grup parenting yang beliau ikuti cukup bagus. Sudah ada beberapa
yang MAU MEMESAN untuk buku bahkan untuk buku yang belum beliau tulis full.
Itulah Ayas, seorang
penulis yang sedang berproses untuk mewujudkan impian besarnya. Nah, bagaimana dengan Anda? Apa yang sudah
Anda lakukan untuk mewujudkan impian Anda?
No comments:
Post a Comment