21 June 2016

Rani Hidayat, Makin Banyak Ide dan Terus Action dengan RB



Rani Hidayat, ibu dari 3 putri ini memulai bisnis fashion Kaenzi sejak Agustus 2015, dulu bernama K&Z lalu bermetamorfosis menjadi KAENZI. 
Semangat belajar pebisnis yang berdomisili di Jakarta ini memang patut menerima acungan jempol, mengikuti hampir semua training Indscript juga tak tanggung-tanggung, memborong 10 e-book Indscript untuk dipelajari! Termasuk bulan September 2015 perempuan berdarah Jawa asli ini memutuskan untuk mendaftar kelas Reparasi bisnis. 
Banyak manfaat yang beliau rasakan setelah mengikuti RB, diantaranya Rani mulai berani membuat status di akun jejaring sosial dengan teknik storytelling dan copywriting.  Rani yang dulunya mempunyai konsep palugada, alias jualan apa saja, dari mulai jualan syrup, mainan anak, bantal karakter, mukena karakter, mukena spanduk sutra,tas etnik, sepatu wanita, baju anak, Gamis, jilbab,sprei, assesories juga, jual soto dan lauk pauk, sekarang mulai belajar untuk fokus.
Semakin banyak menyerap ilmu dari kelas RB, Rani juga semakin meyadari bahwa bisnis jika ingin longterm harus dijalankan memakai ilmu yang benar.  Nggak hanya sekedar punya produk lalu buka lapak.  Perlahan-lahan Rani mulai memperbaiki manajemen Kaenzi, dari mulai design dan team produksi. 
Awalnya Rani kesulitan mencari team, beliau hanya bisa mengandalkan pada penjahit luaran yang mau diajak kerjasama.  Hal ini menyebabkan produksi Kaenzi berlangsung dengan segala keterbatasan.  Sampai kemudian awal tahun 2016 Rani mulai memiliki tempat produksi dan team produksi sendiri.  Tempat usaha di Pondok Gede Bekasi sekaligus multifungsi sebagai tempat produksi, kantor dan juga sebagai butik tempat memajang hasil produksi.
Perjalanan bisnis memang tidak selalu mulus, naik turun dan berbagai lika-likunya mau nggak mau harus dihadapi.  Meskipun sempat baper namun Rani tetap tak menyerah.
“Saya akan terus ACTION dan BERGERAK Teh, saya akan terus berINOVASI dan terus berkembang, saya akan menyiapkan amunisi-amunisi baru,” begitu janjinya pada saya.
Rani membuktikan tekadnya, meski dalam keadaan baper, beliau malah terus berinovasi, makin banyak ide dan terus ACTION!
Sampai sekarang Rani masih terus berjuang untuk melesatkan Kaenzi.  Masih banyak impian-impian yang ingin diraihnya.  Saya yakin, selama Rani memiliki komitmen dan konsistensi untuk terus bergerak, semua mimpi-mimpinya akan segera terwujud!

No comments: