10 May 2016

Pengusaha Stop Gengsi-Gengsian

(Berbagi ilmu bersama para pengusaha, Jakarta)


Siapa sih yang tak menginginkan bisnisnya sukses dan terus melesat?  Namun ada beberapa faktor penghalang yang menyebabkan bisnis tidak bisa berkembang.  Salah satunya adalah sifat malu dan gengsi melakukan beberapa hal.

Pengusaha stop gengsi-gensian.  Kalau mau sukses sebaiknya segera lakukan hal berikut ini :

Pertama, Jangan gengsi turun ke pasar dan buatlah pola promosi yang efektif.
Di sinilah diperlukan kejelian dan ketepatan. Pembacaan keadaan pasar yang tepat sangat dibutuhkan untuk dapat melahirkan sebuah promosi yang efektif. Tentu saja promosi yang efektif ini hanya akan bisa dicapai jika kita rajin turun ke pasar mengadakan survei dan mengikuti perkembangan keadaan pasar dengan seksama.

Kedua, Jangan gengsi mengkontak teman-teman lama
Coba lihat friendlist Anda di Facebook, catatan nomor telepon kawan lama, dan kartu nama yang sudah Anda simpan hingga berdebu. Bisa jadi, merekalah prospek cerah untuk bisnis Anda.

Ketiga, Jangan gengsi menerima kritik.  Selalu menganggap kritik sebagai hal positif untuk pengembangan diri
Bisnis baru, apalagi menggunakan metode out of box dalam penawarannya pasti akan mengundang banyak kontroversi. Mulai dari yang kagum dengan ide cerdas yang dilahirkan, sampai ada yang menghujat karena dianggap menyalahi pakem. Seorang calon entrepreneur muda yang sukses tidak akan menyerah karena kritik yang datang, justru mereka akan menggunakan kritik sebagai perbaikan. Mulailah jeli untuk menyaring kritik postif sebagai alat untuk menyempurnakan langkah dan membuang ke tong sampah kritik negatif yang hanya mematikan langkah.
Yang harus diasah oleh pebisnis awal adalah kekuatan mental untuk bersaing dengan ‘senior’ di lapangan, dan jangan cepat mundur dari ‘pertarungan’ bisnis hanya karena ejekan yang menjatuhkan.

Keempat, Jangan gengsi membuat jaringan
Perluasan jaringan harus dilakukan dari awal atau, jika perlu, sebelum hard launching dilakukan jaringan sudah terbangun. Bahkan, jauh hari sebelum soft launching. Apa pun jenis usaha Anda, jangan lupa mempersiapkan jaringan sedini mungkin. Jika pasar sudah siap, lebih gampang untuk menawarkan produk. Daripada fokus pada maintenance produk dan lambat pada pencarian jaringan atau pasar yang dituju.

Setelah jaringan telah Anda kuasai, jangan lupa menjaganya. Anda sudah berada dalam lingkaran persaingan yang bergerak sangat cepat dan super inovatif, sehingga satu dan lain hal bisa membuat jaringan Anda berpaling hati. Kuncinya selain Anda selalu menjaga jaringan dengan pelayanan yang profesional, Anda bisa menjaga hubungan semi formal dengan apik agar keduanya yaitu profesional dan pertemanan bisa berjalan harmonis. Kalau sudah begitu hubungan bisnis Anda bisa bertahan selamanya.


Kalau sudah begini, apalagi yang kurang? Bisnis yang Anda bangun akan terus beranjak naik dengan pasti! Yuk kita stop gengsi-gengsian!

No comments: