10 May 2016

IRI Sumber Rusaknya Hati Perempuan

(Ibu-ibu Doyan Bisnis, Saling Mengedukasi dan Menginspirasi)


Terkadang kita sering merasa jauh tertinggal dari pebisnis lain. Rasanya begitu mudah orang lain menggapai kesuksesan.
Melihat kesuksesan pebisnis lain sebenarnya bagus untuk memotivasi diri Anda.  Prinsip “kalau dia bisa berhasil, sayapun pasti  bisa” memang harus selalu ditanamkan.
Tapi jangan sampai hal tersebut meracuni hati kita dengan rasa iri ya.  Iri sumber rusaknya hati perempuan pebisnis yang terkadang bisa membuat seorang pebisnis menghalalkan segala cara untuk bisa mengalahkan bahkan menjatuhkan pebisnis lain.
Aduh, jangan sampai hati kita terkotori.  Berikut ini adalah cara-cara yang sebaiknya Anda lakukan saat melihat kesuksesan orang lain:
1. Mempelajari kunci kesuksesan pebisnis lain dan berusaha memperbaiki kesalahan kita.Jangan terlalu merasa kecil hati jika Anda telah berbuat kesalahan. Baik kesalahan pada bisnis Anda atau pribadi Anda sendiri, sebab kesalahan itu justru akan menjadi guru Anda di masa mendatang. Salah satu kunci sukses adalah mau memperbaiki kesalahannya dengan sesuatu yang lebih berguna. Lakukanlah perbaikan di setiap sisi hidup dengan mempelajari kunci sukses pebisnis lain dan selalu melakukan yang terbaik.
2. Melakukan
perubahan. Tidak ada yang abadi di dunia ini selain perubahan. Jika Anda tidak berubah maka Anda akan tertinggal dan tergerus zaman yang serba cepat ini. Boleh saja kita memantau kemajuan orang lain dan berusaha mengikuti jejak mereka.  Namun jangan hanya jadi penonton.  Anda harus bisa membuat orang lain melihat kesuksesan Anda juga.  Karena itu Anda harus bergerak melakukan perubahan

3. Mau menerima ilmu dari orang lain dan memberi ilmu kepada orang lain. Melihat peningkatan bisnis orang lain harus jadi pengobar semangat Anda untuk tumbuh dan bertumbuh dari keinginan untuk menerima dan memberi ilmu dari dan kepada banyak orang. Anda harus belajar dari orang lain dan suatu saat Anda juga harus siap berbagi ilmu kepada orang lain.
Jadi, jangan biarkan rasa iri merusak hati.  Mari kita ikut senang dengan kesuksesan orang lain dan tetap berusaha melesatkan bisnis kita agar membuat mereka juga melihat kesuksesan kita.  Semangat!

No comments: