23 April 2016

4 Syarat Melakukan INDIE PUBLISHING

(Salah satu karya alumni Sekolah Perempuan yang hadir di masyarakat tanpa melalui proses penerbitan mayor TAPI tetap berkualitas)


Adakah cara supaya naskah kita langsung terbit nggak pakai antrian dan seleksi? Ada! Di dalam dunia kepenulisan dikenal dengan Indie publishing atau selfpublishing.  Artinya proses penerbitannya dilakukan sendiri oleh si penulis. 
Rumit nggak sih?  Tidak!  Gampang malah.  Penulis tinggal menangani sendiri proses editing, pembuatan cover dan mendaftar ke Perpustakaan Nasional RI untuk mendapatkan ISBN.  Sedangkan untuk proses printing akan dilakukan oleh penyedia layanan print on demand sesuai jumlah buku yang Anda tentukan sendiri.
Jadi nggak perlu lagi menunggu penerbit menerbitkan naskah kita dong?  Iya, Indie Publishing juga boleh kok, asal syarat berikut ini Anda perhatikan:
1.      Selain menangani proses editing, membuat sendiri desain buku, dan mengurus ISBN, Anda juga BERTANGGUNGJAWAB PENUH dalam hal promosi dan distribusi buku-buku Anda tersebut.
 Tentu saja, kan buku Anda tidak terlihat di pasar! Ini dapat Anda siasati dengan promosi gencar di akun sosial media Anda ataupun dengan menitipkannya di sejumlah titik penjualan/reseller.  Bagaimanapun Anda harus mengalokasikan waktu ekstra untuk aktivitas promosi dan pemasaran.  Tapi bukan berarti penulis yang menerbitkan bukunya tidak melalui Indie Publishing tidak perlu melakukan promosi loh.  Hanya saja akses mereka ke pembaca umumnya telah mendapat fasilitas/sokongan penuh dari penerbit.
2.      Semua BIAYA yang berhubungan dengan penerbitan buku harus Anda perhitungkan matang-matang.  Selain itu Anda juga harus memperhatikan harga jual buku Anda nantinya.  Biasanya buku yang diterbitkan melalui Indie Publishing memiliki harga jual yang lebih mahal.
3.      Gunakan OUT SOURCHING. Kalau Anda tidak mau terlalu ribet, ada perusahaaan-perusahaan yang bisa membantu menangani hal-hal teknis yang berkaitan dengan penerbitan buku, dari mulai proses editing, mendesain isi dan cover buku, mengurus ISBN, mencetak buku dan mendistribusikan buku.  Anda tinggal menanggung semua biaya penerbitannya saja.
Terlepas dari effort lebih yang harus kita lakukan, Indie publishing ini cukup efektif untuk menambah writing experience kita. 
4.      KUALITAS diperhatikan oleh penulis. Jangan karena tidak ada seleksi atau antrian kita asal saja bikin bukunya. Tetap harus berkualitas dan memuaskan pembaca.
Perlu diketahui terkadang penerbit lebih suka kepada penulis yang  telah memiliki writing experience dibandingkan penulis pemula.  Ada penulis yang menerbitkan buku pertamanya melalui Indie Publishing lebih mudah menembus penerbit untuk buku-buku berikutnya karena dianggap telah memiliki writing experience.  Ada juga buku-buku yang diterbitkan Indie Publishing akhirnya dilirik untuk diterbitkan kembali oleh penerbit-penerbit mayor. 
Jadi, Indie Publishing juga boleh banget kok jadi pilihan kita.





No comments: