28 May 2015

BISNIS dan MENULIS sebuah alat mengasah MENTAL


Hentakan dalam bisnis bukan hanya sesekali tapi seringkali terjadi. Maka, tidak heran dalam komunitas ibu-ibu doyan bisnis yang saya asuh, saya mengajak ibu-ibu pebisnis untuk menguatkan mental dibandingkan hanya sekadar membangun dengan modal rupiah. Sebab, pertarungan dalam bisnis lebih dari sekadar menghitung modal rupiah namun lebih banyak kekuatan mental.

Bagaimana dengan menulis? Calon penulis seringkali dihinggapi ketidakpercayaan diri ketika memulai mempublish tulisannya. Artinya, bisa jadi bukan karena beliau tidak pandai menulis namun rasa kurang pede membuatnya selangkah di belakang orang yang tidak begitu pandai menulis tapi percaya diri untuk mempublish tulisannya. Nah, ketika tulisannya sudah dibaca orang, maka siapkan mental kedua yaitu mental untuk menerima kritik dengan lapang dada, tentu saja kritik itu demi karya yang lebih baik di depan sana. 

Maka, saya begitu mencintai dunia bisnis dan dunia menulis, karena dari sanalah saya belajar untuk memperkuat mental saya. Mental positif ketika bisnis dalam keadaan merugi ataupun untung, mental positif ketika tulisan saya dicerca dan dihina. 


Maka, selamat mengasah mental

No comments: