23 October 2014

Sekretaris Bunda



Menuju 2015, saya dan team di kantor terus merancang strategi 2015. Kerapkali Nanit dan Ammar ikut dalam meeting kami. Namanya anak-anak, kadang mereka mengganggu tapi kadang mereka cukup duduk diam di sisi saya atau sisi ayahnya.
Beberapa hari lalu...

Nanit: bunda, aku minta kertas absensi karyawan
Saya: buat apa?
Nanit: minta satuuu aja
Lalu saya ambilkan kertas itu
Dan dia menuliskan namanya di kertas absensi
Nanit: bunda, apa namanya kalau karyawan kayak teh Nida Syauqiyah Amjad Dzihni?
Bunda: Sekretaris
Nanit: oooh
Lalu dia menuliskan kata sekretaris pada posisinya di kartu absensi
Saya geli, sungguh
Saya: Nanit mau jadi sekretaris bunda?
Nanit: Nanit mau bantuin bunda berbisnis

Aaaah Naniiiit

Darisini saya belajar, anak tak perlu petunjuk dalam kata-kata untuk melakukan sesuatu, dia butuh melihat kebiasaan ibunya.
Selamat membantu bunda, Nanit

No comments: