21 February 2014

Saya Ingin Bertemu Ibu Presiden



Entah kenapa, ya entah kenapa setelah saya semakin intens bertemu dengan para perempuan hebat diseluruh negeri, keinginan saya bertemu ibu presiden semakin memuncak.
Saya semakin aktif menulis kiprah perempuan Indonesia dengan berbagai aktivitasnya yang bisa berbagi inspirasi bagi perempuan lainnya adalah karena sebelumnya bertemu mereka bukan hasil googling atau membaca. Metode bertemu dan menuliskannya secara langsung menjadi sesuatu yang lebih “bernyawa” bagi saya.
 
Itulah kenapa saya tidak pernah ikut hingar bingar memprotes melalu tulisan ketika begitu banyak yang menyoroti hobi baru Ibu Presiden main intagram dan fotografi yang dianggap nggak “berempati” dengan kondisi negara kita. Saya tidak mengulas atau menshare sama sekali namun saya mengamati kegiatan Ibu no satu di Indonesia itu dengan penuh semangat. Termasuk ketika saya membaca Kompas beberapa hari lalu, dan melihat Ibu Presiden membidik aktivitas seorang perempuan dengan kameranya. Saya tersenyum senang…saya merasakan aura tertentu melihatnya dan saya ingin bertemu dengan beliau.
 
 
Saya merasa bahwa sudah saatnya perempuan mengenali Ibu Presiden kita lebih dekat, bukan hanya dari media, bukan dari kritik yang berhamburan kepadanya, bukan pula berkenalan di social media termasuk instagram yang memicu kontroversi pada setiap jawaban beliau yang dianggap “sinis’. Saya ingin menuliskan Ibu Presiden dengan cara saya ketika saya sudah bertemu dengannya. 
Saya ingin tahu apa mimpi besar beliau sebagai ibu negara, bagaimana keseharian beliau sebagai ibu rumah tangga, bagaimana cara beliau berdiskusi dengan perempuan yang bukan siapa-siapa, apa yang membuat beliau menyukai fotografi, apa tanggapan beliau atas segala musibah di Indonesia, apa kesan beliau mendampingi orang nomor satu di Indonesia, saya ingin mengenalnya lebih jauh dan merasa harus sangat obyektif menilai beliau dari kacamata saya sebagai perempuan.
 
Saya ingin bertemu dengan Ibu Presiden dan merasakan aura positifnya lebih dekat. Dan, jika kelak bertemu, saya akan membagikannya pada Anda…

#berbagi dengan para perempuan



No comments: