18 February 2013

Woman In Biz: MLM, Modal, dan Target! (Bagian 9)


Tidak ada bisnis yang bisa dijalankan tanpa CINTA dan KEYAKINAN!
-Indari Mastuti-

Puuuuiiiiih, sore-sore saya diYM oleh upline sekaligus sahabat tercinta saya, Natha Tilova yang kini berada di Korea
"76 lagi mbooo...beresin ya hari ini!:)" begitu bunyi YMnya
langsung deh dagdigdug nggak menentu ni hati -lebay- hehe...
Tahu artinya apa 76? itu adalah jumlah poin yang jika saya bisa menjadikannya ke NOL berarti saya NAIK LEVEL ke 18%!
Wow 18%! Kalau sudah saya bulan ini mencapai 18%, semoga bulan depan saya bisa mencapai tangga prestisius kedua setelah posisi Manager yang saya pegang selama 4 bulan ini, yaitu sebagai SENIOR MANAGER! dan semoga di tahun ini juga saya bisa mencapai tangga luar biasa pertama yaitu DIRECTOR! Ini mimpi yang sedang saya kejar! ^^


Tapi...sebelum begitu banyak mimpi yang ingin saya catat saya ingin berbagi tentang proses pencapaian di sebuah MLM ini dengan mengharu biru.
Kecintaan saya pada bisnis ini karena saya adalah pengguna produk MLM yang cukup fanatik. Sebelum bergabung dengan bisnisnya, saya lebih memilih membeli produk pada sahabat saya, Natha dengan jumlah pembelanjaan antara 300 - 500ribu per bulan. Natha sendiri beberapa kali 'nowel' saya untuk gabung di bisnis Oriflame, tapi saya tetep bilang 'No, thanks!'
Kenapa jawaban saya TIDAK!
Sebab saya tidak tahu bisnis ini seperti apa, saya cukup sibuk dengan bisnis yang saya kelola, dan terakhir Oh My God,  ini MLM! nggak banget deh!
Alasan penolakan saya masuk akal untuk mengatakan tidak pada bisnis MLM karena seringnya mendengar kabar bahwa teman-teman saya GAGAL di bisnis ini, bisnis yang notabene sangat terkait dengan jejaring dan networking. Selain alasan itu, saya juga kadang 'greget' dengan bisnis MLM yang akhirnya malah bikin rugi bukannya untung. Well...
Namun, segala ketakutan itu akhirnya terpatahkan ketika saya BERANI MEMULAI
Segala bisnis, semudah apapun tidak akan jalan jika kita tidak berani untuk memulainya. Saya mulai berpikir dan mendalami bisnis ini ketika akhirnya memutuskan saya sudah siap untuk memulai tantangan baru. Suami saya awalnya menolak untuk memberi izin karena dikhawatirkan akan mengganggu rutinitas harian yang memang sudah cukup padat. Namun, saya berasumsi bahwa memulai tantangan baru tentu menyenangkan dan saya komit tidak akan mengganggu aktifitas yang sudah ada! Lantas, diACC!
Ya, saya berpikir bahwa dengan sistem ONLINE yang dimiliki dbcn Oriflame, aktifitas saya tidak akan terganggu sama sekali! apalagi saya sendiri mengurus Indscript Creative dengan skema Online juga, so, saya bisa urus keduanya dalam waktu bersamaan.
Keberanian memulai membuat saya BERANI MENETAPKAN TARGET
Tidak hanya asal mulai, asal masuk, suami menanyakan 'target kamu apa di bisnis ini?'
Pertanyaan yang membuat saya terhentak. Ya, saya harus mulai punya target!
Pendaftaran yang hanya 39.900 bukan alasan untuk tidak menyeriusi bisnis menjanjikan ini. Suami meminta saya 'jika kamu serius maka buatlah target pencapaian seperti bisnis lain yang kamu jalankan, uang pendaftaran 39.900 adalah modal awal yang harus berputar.'
Saya masuk ke bisnis ini bukan karena tidak enak, bukan juga karena ikut-ikutan, bukan karena terpaksa, serta bukan karena tidak ada pilihan. Saya adalah seorang 'user' yang akan memanfaatkan kartu diskon untuk pembelian kebutuhan pribadi namun tertantang untuk pengembangan bisnisnya. So, apa salahnya saya menentukan target? apalagi ada jenjang karir luar biasa yang ditawarkan oleh Oriflame. Sebuah karir yang pantas jika mau mengembangkan dan bekerja keras untuk mencapainya. Well...
Tidak hanya berani memulai, sayapun harus BERANI MENYISIHKAN WAKTU
Dalam segala kesibukan harian, mulai dari mengurus rumah, menjaga anak-anak, dan mengurus bisnis Indscript Creative yang menyedot konsentrasi, saya berani menyisihkan waktu! tidak perlu banyak waktu...cukup 1-2 jam setiap hari untuk memantau perkembangan bisnis dan grup.  Berdiskusi dengan upline dan downline menjadi salah satu rutinitas yang menyegarkan setiap harinya. Saya sendiri memahami kenapa banyak ibu yang menolak ketika saya tawari bisnis ini, semua kekhawatiran membagi waktu antara rumah dan bisnis yang notabene MLM ini. Well, padahal.....
Saya juga BERANI BERMODAL
"Yang berat adalah ketika musti tutup poin, teh"
"Heeemmm...tutup poin? nggak deh!"
"400 ribu? mending buat beli beras!"
"No way, saya pilih MLM yang nggak perlu tutup poin, temen saya gabung di MLM begitu tuh."
penolakan demi penolakan datang dengan alasan MODAL! BERAT! NGGAK MAU TUTUP POIN!
Waduuuh! emang ada yang bisnis yang bikin saku genduut tapi modal kurus banget! hiihihi. Banyak teman-teman yang mengeluh ini dan itu, naga-naganya tentang duit, kurangnya pemasukan, stress di tempat kerja, dan keluhan lainnya. Saya sering ngasih solusi 2: NULIS atau BISNIS ONLINE. Laaah, kadang dua-duanya ditolak! Nulis karena ngerasa nggak bakat, oriflame karena dia males jualan dan mlman! kalau udah gitu gimana? lha wong bisnis saya cuman itu :). Saya sebetulnya ingin mengajak teman-teman untuk memulai bisnis dengan murah. Nulis hanya dengan membiasakan diri menulis dan berlatih, alasan nggak punya komputer, ya tinggal beli yang murah-murah aja dulu. Nah, kalau gabung di Oriflame ya tinggal belajar jualan atau memperlebar jaringan. Tapi kalo ditolak dua-duanya? xixixi...aneh jadinya. Tidak ada bisnis tanpa modal bukan? Saya sendiri memulai bisnis jaringan dengan melakukan tutup poin ini saya anggap modal namun saya menetapkan target kapan saya berhenti mengeluarkan modal. Target saya DUA BULAN!  Dua bulan saya akan tutup poin dari saku sendiri, dua bulan tutup poin sambil terus mengembangkan jaringan, di bulan ketiga dan seterusnya saya tutup poin dari BONUS! Hasilnya? tercapai juga! Bulan pertama bonus saya 56 ribu, bulan kedua 150ribu, bulan ketika 450 ribu...selanjutnya terus bertambah dan hari ini modal pendaftaran dan tutup poin selama dua bulan sudah kembali bahkan lubeer hehehe
Disela-sela kesibukan ini dan itu saya juga BERANI BERPROMOSI
Kadang-kadang saya memberikan motivasi pada anggota grup dengan memberikan hadiah-hadiah menarik, melakukan  kegiatan offline sesekali dan selalu berpromosi bahkan pada setiap tamu yang datang ke rukan (rumahkantor) Indscript, tak menyangka kalau perkembangan anggota cukup bagus. Kini, jumlah anggota di jaringan sudah 233 orang. Senang dan bangga! Walau tidak semua di jaringan saya menjalankan bisnis MLM, bagi saya nggak masalah, sebab memang masuk menjadi konsultan Oriflame diberikan pilihan akan menjadi apa. Menjadi User, Seller, atau Leader! Bagi saya, menjadi salah satu diantara 3 itu bukan masalah!:)
Jangan malu berpromosi dan BERANI DITOLAK
Saya emang punya mental agak malu-maluin kalo urusan promosi dan paling tahan banting kalau ditolak konsumen :). Tapi, memang itu yang saya latih sejak awal masuk dunia sales, marketing, hingga promosi :). Awalnya tentu tidak mudah, menyiapkan hati yang merasa malu ditolak, setelah proses itu dijalankan maka makin berkurang rasa malu karena ditolak, justru makin ditolak makin garang :). Asal jangan bikin sebel orang karena dipaksa masuk hahaha

Daaaaaaaaan...huuuuf....

Dear Natha, malam ini aku resmi di jenjang Manager 18% dengan poin 6602 atau setara pembelanjaan grup Rp 32.282.960,00

It's Amaziing!!!

Dear Allah, terimakasih atas pencapaian malam ini!

Catatan:
Catatan tidak mulus di bisnis ini adalah bertahan di level yang sama selama 4 bulan tapi tidak membuat saya menyerah! ayo berjuang hingga ke puncak :))

Lihat Artikel bagian 8

Pertemuan dengan grup jadi ajang saling memotivasi :)



kegiatan yang meningkatkan kemampuan mempercantik diri. Ini yang aku suka!


Binar-binar sang pencetus dbcn selalu menular pada kami semua :)


Kosmetik yang kusuka hihhi





Mengemas alat promosi yang pas untuk para ibu :)


Makin cerdas dan luwes berbicara di depan orang adalah ilmu yang diajarkan oleh bisnis ini :)


Ngumpul yang selalu seruuu


Bersama penulis Indscript Creative dan kini kami membangun bisnis bersama di bisnis cantik :)


Nadia Meutia yang selalu menginspirasi!


Calon Manager! ^^


Acara offline selalu melekatkan hubungan antar anggota grup :)


Jenjang Karir yang ingin dicapai ^^


Hasil make over. Cantik bukan?^^


Yuuuk bu, kita sharing bisnis online yang seruuuu ;)


Calon Manager Bisnis Cantik!



Calon Manager Bisnis Cantik!


Calon Manager Bisnis Cantik!


Calon Manager Bisnis Cantik!


1 comment:

Marita Ningtyas said...

aku juga ikut d'bcn mbak, hampir 1 tahun tp blum ngapa2in.. masih bingung harus mulenya gimana.. upline ku juga ga seasyik mbak.. hehe.. pdhl kalo lihat yng udah smp persen2 tinggi gitu ngiler juga.. :(