26 August 2006

Masa depan yang diinginkan

Kamu bisa sukses sekali pun tak ada yang percaya kamu bisa Tapi kamu tak pernah akan sukses jika tidak percaya pada diri sendiri

William J.H. Boetcher

Coba kamu amati tentang dirimu. Apa saja yang telah terjadi selama ini. Apa yang telah terjadi di dalam dan di luar dirimu. Amati apa yang membuat kamu bersedih dan berbangga hati. Kumpulkan keduanya dalam keranjang yang berbeda dan kemudian amati sekali lagi. Apakah kamu merasa mampu untuk menambah keranjang kebanggaan atau justru cemas akan penambahan keranjang kesedihan?

Setiap manusia tentu saja menginginkan keranjang kebanggaanlah yang akan bertambah bahkan meluah, lantas keranjang kesedihan menyusut bahkan menghilang tiba-tiba. Tapi, bukankah hidup itu bukan menjadi nyata hanya karena goresan harapan tanpa tindakan di dalamnya?

Jika kamu memang menginginkan masa depanmu jauh lebih baik dibandingkan dirimu di masa lalu dan hari ini kenapa kamu tidak bertindak hari ini? Ya, hari ini, bukan besok atau lusa, jika perlu detik ini, jangan ditunggu!

Contoh rancangan masa depan seorang GURU :

  1. Menentukan ingin menjadi guru apa
  2. Mempelajari dengan lebih dalam bidang yang ingin dikuasai
  3. Mendalami system pengajaran yang berlaku
  4. Menentukan pilihan studi yang mendukung misalnya dengan memasuki Fakultas Keguruan
  5. Berinteraksi dengan orang-orang yang berprofesi pengajar untuk lebih memahami tugas dan tanggungjawab menjadi seorang guru
  6. Mulai melakukan praktek mengajar melalui program magang, misalnya menjadi guru kontrak/harian

Sedangkan pengalamanku dalam meraih cita-cita sebagai penulis dengan merancang langkah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan hobi membaca karena bacaan dapat memperkaya wawasan dan cara berpikir kita
  2. Meningkatkan hobi menulis karena dengan keteraturan dan kontinuitas tersebut kita bisa semakin terasah dan tajam dalam menuangkan ide-ide di kepala
  3. Menentukan tema tulisan yang ingin saya tulis
  4. Memperbanyak membaca referensi yang mendukung tema tulisan
  5. Membiasakan diri bergaul dan sharing dengan orang-orang yang hobi menulis, misalnya dengan mengikuti klub baca tulis, menghadiri seminar dan komunitas sastra, dll
  6. Memberanikan diri menunjukan tulisan kepada orang lain untuk mendapatkan saran dan kritik membangun
  7. Mengumpulkan data penerbit atau media dan mempelajari setiap misi visinya dengan cara membaca buku atau karya yang diterbitkannya
  8. Mengajukan naskah pada penerbit atau media
  9. menyiapkan mental untuk menghadapi segala kemungkinan, misalnya penolakan
  10. Jika memungkinkan meminta editor penerbit atau media untuk memberikan kritik saran untuk naskah kita
  11. Selalu mau belajar dari penolakan dengan memperbaharui tulisanku menjadi lebih baik

Masa depan merupakan satu paket antara keinginan yang realistis, usaha, kegagalan yang menyakitkan, dan doa

No comments: