07 October 2005

Memperbaharui Diri dimulai pada ramadhan ini

Bahwa hidup ini tidak sempurna, semua orang sudah pasti tahu, namun tetap mengusahakan diri untuk menyempurnakan diri adalah tetap menjadi tanggungjawab kita sebagai manusia yang selalu ingin menjadi lebih baik. Prinsip tak ada gading yang tak retak, semua orang sudah hafal, namun bukan retaknya yang diperbesar justru gadingnya yang harus terus diperbaiki.
Satu tahun sudah, kita melewati setiap hari dengan berbagai cerita, ada tawa, ada tangis, ada sebuah pertemuan hingga perpisahan yang menyakitkan. Satu tahun bukan waktu yang sebentar untuk kita dapat belajar, berbagai pengalaman yang dilewati tahun kemarin merupakan cermin untuk melakukan hal baru lainnya di tahun baru. Mungkin ada cerita yang tidak akan berubah namun tidak menutup kemungkinan tahun depan akan ada perubahan drastis dalam perjalanan kita. Ramadhan kemarin sudah kita lewati dan tak terasa kita akan mulai berjalan di Ramadhan tahun ini. Seperti juga tahun lalu, tentunya sudah ada niat untuk memperbaiki hidup ketika Ramadhan dimulai. Bukankah Tuhan sudah menjanjikan ampunan bagi umat-Nya yang menjalankan Ramadhan dengan penuh khusuk? Maka mari ramai-ramai lakukan perubahan mulai saat ini. Lebur dosa dengan keikhlasan menahan nafsu lapar dan nafsu hati.
Prinsipnya kita memang harus menjadi hari ini lebih baik dari hari kemarin, semoga perjalanan dari ramadhan ke ramadhan membuat kita semakin berubah menjadi lebih baik dan terus lebih baik.
Kesalahan, pasti pernah singgah dalam hidup kita sesempurna apapun kita berprilaku. Bahkan mungkin kesalahan yang sama akan datang di suatu masa. Tetapi ini harus dijalani dan dilalui. Seperti gelapnya malam yang harus dilewati, untuk menikmati sejuknya pagi. Apapun kesalahan yang dilakukan harus diikuti dengan tekad dan niat yang sungguh-sungguh agar kesalahan itu tidak terulangi.
Hiduplah dengan rencana yang benar. Darimana kita berasal, oleh kebesaran siapa kita dapat menikmati indahnya keajaiban alam ini, untuk siapa kita hidup, dengan apa kita bisa membalas karunia terindah dan bagaimana segala yang kita renungkan bukanlah semata satu catatan kecil yang melekat di pikiran melainkan berusaha merealisasikannya pada setiap langkah pencapaian hidup lebih baik.
Keinginan untuk menjadi lebih baik, bukanlah hanya sebagai keinginan saja namun kita harus mengawali dengan berbagai langkah dan usaha baru yang harus ditempuh, tidak gampang namun juga tidak terlalu sulit jika kita konsisten dengan keinginan kita bahwa ‘esok harus lebih baik dari pada kemarin’
Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk membuat Ramadhan terasa lebih penuh hikmah bagi hidup kita dan membuat perubahan yang jauh lebih baik bagi kita.
Pertama, Tegaskan niat
Belajarlah untuk mengakui kesalahan dan memperbaikinya, tak bisa dipisahkan kehidupan ini dari yang namanya belajar. Ini berlaku untuk lingkup hidup apa saja. Agar kita masih punya nafas panjang untuk kehidupan yang Insya Allah masih panjang, untuk cita-cita yang masih panjang, cita-cita untuk menjadi manusia yang nyaris sempurna, untuk menjadi manusia berguna, untuk menjadi manusia kekasih Allah, Allah Maha pemaaf, ampunan-Nya membentang setinggi tak terhingga
Kedua, Membuat rencana baru dan memanajemen kegiatan
Membuat rencana baru yang tidak monoton dalam arti penyegaran atas aktivitas yang anda lakukan di tahun lalu, cobalah mendisiplinkan diri untuk melaksanakannya.
Rencana yang telah dilakukan pada waktu lampau terkadang dapat membuat kita bosan dan frustasi, karena rutinitas tersebut menekan aktivitas keseharian kita, bukan tidak mungkin memasukkan aktivitas baru atau mengurangi aktivitas lama yang dinilai kurang menguntungkan dapat membuat aktivitas keseharian kita lebih hidup. Anggaplah bahwa Ramadhan merupakan awal baru bagi hidup Anda. Anggaplah Ramadhan adalah tahun baru bagi hidup Anda.
Ketiga, Belajar pada setiap perbuatan baik atau pun perbuatan buruk
Segala sesuatu pasti ada konsekuensi entah itu perbuatan baik terlebih lagi perbuatan buruk, orang bijak ‘siapa menanam maka akan menuai hasilnya’ karena itulah anda harus belajar pada setiap perbuatan tersebut, perbuatan baik untuk pijakan agar anda dapat lebih baik dan perbuatan buruk agar anda dapat belajar untuk menghindarinya. Analisa semua kegagalan dan kesuksesan Anda untuk langkah mantap di hari ke depan.
Keempat, Memulai sekarang juga
Pernyataan tertulis mengenai keinginan selepas menanggalkan dosa noda Anda dan buatlah langkah ke depan lebih terencana dan mulailah sekarang juga, jangan menunggu kesempatan lain untuk melakukan semua itu datang melainkan Anda harus menjadikan Ramadhan kali ini untuk memulai segala hal yang Anda anggap baik.Lakukan sekarang, karena Anda tak pernah tahu kapan Anda diberikan kesempatan Tuhan untuk melakukannya!
Kelima, Disiplin
Rasanya apa yang telah kita jabarkan diatas akan menjadi sia-sia apabila kita tidak disiplin melakukannya, oleh karena itu lakukan semua yang ingin Anda lakukan dengan penuh kesadaran dan disiplin, lakukanlah seluruh perubahan itu sebagai suatu kewajiban yang mempengaruhi masa depan anda kelak bukan suatu beban yang harus diselesaikan dari waktu ke waktu. Jadi akhirnya, Ramadhan ataupun tidak Ramadhan Anda harus tetap bersikap dengan penuh perhitungan. Jadikan Ramadhan untuk pembelajaran kedisiplinan Anda. Selamat memperbaharui diri!

(Yogyakarta, 5 Oktober 2005)

No comments: