23 October 2005

Asyiknya bersahabat dengan ALLAH..

" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau Menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah Kami dari siksa neraka." (QS Ali-Imran : 190-191)

ALLAH sahabat paling setia menunggu kita

Sahabat bersedia memberikan waktu berharganya untuk menunggu kita

Rasanya emang nggak enak ketika kita ditinggalin oleh sahabat. Tapi, namanya juga manusia biasa yang tak pernah lepas dari khilaf. Bahkan hati kita itu seringkali goyah karena hal-hal yang nggak masuk akal. Tapi beruntung deh kalo kita menjadikan ALLAH sebagai sahabat karena ALLAH bakal setia menunggu kita sampai kapanpun.
ALLAH nggak pernah bosan menunggu kita untuk akhirnya kembali pada persahabatan yang sejati antara kita dan diriNya. Mana ada manusia yang mau menunggu kita terlalu lama demi sebuah persahabatan? Bahkan kita seringkali lupa pada teman masa kecil hanya karena sudah memiliki banyak teman sekarang. Tapi, ALLAH telah menjadi sahabat sejak kita dalam kandungan hingga sekarang. ALLAH setia menunggu kita hingga kita ingat padaNya.
Biarpun kita mengkhianatiNya dengan tidak mengindahkan tujuan awal kita dilahirkan yaitu ibadah, ALLAH tetap setia menunggu hingga kita ingat padaNya. Kesabaran ALLAH itu tak terbatas, beda banget kan dengan kesabaran kita yang sangat terbatas?
Beruntung banget deh kalo kita bersahabat tanpa mengenal batas waktu dan hanya ALLAH yang memberikan jaminan atas itu.ALLAH merupakan SAHABAT yang akan selalu setia selamanya dan yang selalu ada sebagai bukti keabadiannya. ALLAH tidak berwujud seperti manusia, tapi dia hidup di hati manusia, dimana-mana.
Bagi semua orang yang mencari sahabat abadi tak perlu ragu pada keabadian ALLAH.
"Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia Memelihara segala sesuatu." (QS Az-Zuhar : 62)

ALLAH selalu ada di samping kita, walau semua meninggalkan kita

Sahabat yang sejati ada di saat semua orang meninggalkan kita

Salah paham bisa membuat kita ditinggalkan sahabat. Hidup adalah pertarungan antara rasa sakit dan rasa senang. Patut di sadari juga ada pertemuan ada perpisahan. Ada kalanya kita memiliki banyak teman, ekh di lain waktu karena masalah kecil kita ditinggalkan semua orang. Jangan khawatir jika kamu (merasa) ditinggalkan semua orang, ALLAH selalu ada di sampingmu.
Tidak perlu bersedih dan kecewa pada mereka yang melalui perpisahan dengan orang yang dicintainya. Renungkan dengan rasa penuh hormat pada segala sukacita dan dukacita tentang apa yang dilalui dalam hidup, dan kemudian semakin sadarilah mengenai keberadaan ALLAH. Bahwa ALLAH memberikan segala bentuk perpisahan demi kebaikan kita. ALLAH menyambut hangat kembalinya kita padaNya. Kembalilah padaNya ketika kamu merasa disia-siakan dan dihinakan. Ada banyak alasan kebaikan bagi semua peristiwa dan beruntunglah ALLAH Maha tahu setiap makna kesakitan yang kita rasakan karena itulah kembalilah pada ALLAH untuk segala urusan kita.
Berterima kasihlah pada ALLAH karena tanpaNya kita akan kesepian di dunia ini. Hanya ALLAH yang memberikan banyak kekuatan ketika kita rapuh, jatuh, dan salah. Bahkan ALLAH tetap ada di samping kita walau kita sendiri lupa padaNya. Luar biasa bukan?
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan 'tuhan kamu ialah Allah kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) Surga yang Dijanjikan Allah kepadamu. Kami-lah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang maha Pengampun lagi maha penyanyang." (QS Fushshilat : 30 – 32)

ALLAH nggak pernah bosan mendengarkan kita

Sahabat sejati menjadi telinga yang paling sempurna bagi mulut kita

Jangankan orang lain, kita sendiri pun seringkali bosan mendengar keluhan dan curhatan sahabat kita. Maklumlah selain keterbatasan, seringkali kita juga sudah cukup bingung dengan masalah kita sendiri. Nah kan!? Makanya memang cuman ALLAH lho yang nggak pernah bosan mendengarkan segala cerita kita baik suka atau pun duka.
Enaknya lagi bersahabat dengan ALLAH adalah tanpa kita mengatakan pun Dia tahu apa-apa yang kita rasakan. Hebat kan? Tapi bagusnya lagi biarpun Dia Tahu segalanya ALLAH ngga bakalan sok tahu sama kamu. Kalau kamu sobatan sama manusia yang sok tahu kan bisa berabe. Misalnya aja ketika kamu sedang asyik-asyiknya curhat, eh dia memotong dengan mengatakan, "Makanya waktu itu kamu nurut sama aku.Aku kan pernah bilang kalau ..bla..bla..bla" kesel kan?
"dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami." (QS Az-Zukhruf : 14)
ALLAH punya solusi terbaik bagi masalah kita
Sahabat sejati memberikan solusi bagi masalah yang tidak bisa kita pecahkan sendiri
Biarpun sudah mengeluarkan seluruh uneg-uneg kepada sahabat, tapi nggak berarti dia bisa menyelesaikan masalah kita kan? Malahan bisa jadi kita dibikin dongkol karena sahabat hanya memandang kita tanpa ekspresi atau malah mengatakan dengan mimic iba, "Maaf aku enggak punya solusi apa-apa untuk masalahmu." Aduuh, gondok kan? Kamu jadi ngerasa buang-buang waktu deh kalo gitu.
Coba deh kamu bertukar pikiran dengan ALLAH pasti Dia punya banyak solusi untukmu.Lagipula ALLAH akan mendengarkan semua masalahmu dengan penuh perhatian, biar pun komunikasi yang kamu lakukan hanya satu arah saat itu. Jelas, kamu tidak akan melihat mimic ALLAH saat kamu bercerita kan? Tapi bukankah kamu saat bermasalah butuh untuk didengarkan terlebih dulu?
Solusi yang ALLAH berikan memang tidak seketika, tapi ampuh banget lho! Kita perlu sabar untuk mendapatkan solusi paling sempurna dengan tidak bosan-bosannya berbicara padaNya. Katakanlah bahwa kamu benar-benar membutuhkan pertolongan dan nasihatNya. Bukankah pendengar yang baik adalah yang paling bijaksana karena mereka mendengar banyak hal. ALLAH tidak akan langsung menjawab pertanyaan-pertanyaanmu karena ALLAH butuh keseriusanmu untuk bersama-sama menyelesaikan masalah itu dengan terus menerus berdoa.
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)." (QS Al-An'am : 116)

ALLAH membuat hati kita tenang

Sahabat sejati memancarkan ketenangan bagi kegalauan hati kita

Dimana kita cari ketenangan selain berada di dekat-Nya. Rasain deh bedanya ketika kamu mulai rajin mengunjungi rumah ALLAH, berdoa dan mengadu padaNya. Puiiih, segala gelisah dijamin terkikis habis.
Hati ini akan tenang ketika kita bersahabat dengan ALLAH. Kita mengenal, mengingat, dan bergaul denganNya.
Akankah ada ketenangan dalam jiwa jika kita masih mengotori hati dengan berbagai prasangka buruk, tindakan kotor, kebencian yang membabi buta. Tidak ada manusia yang bisa merasakan ketenangan hati dengan hanya menikmati kesenangan dalam hidup.
Bersihkanlah hati dari segala kotoran –sedikit atau banyak- sehingga tujuan hidup benar-benar murni karena ALLAH, bukan yang lain. Hal ini akan datang dari seseorang yang mencintai ALLAH dan menggantungkan seluruh harapannya di akhirat.
" Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dia-lah yang telah menurunkan kitab (Al-Quar'an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui al-Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu." (QS Al-An'am : 114)

Insya Allah, naskah yang dibaca ini akan segera disempurnakan lagi.

(Yogyakarta, 23 Oktober 2005)

No comments: