27 September 2005

Puisi : Ketika Dia Datang

"Lupakanlah!" ujar sahabatku dengan tegas

Aku menggeleng gelisah, "Bagaimana?"

Bertahun lamanya aku terkurung dalam kesedihan

Bersamanya, begitu membahagiakan

Mungkin hingga kini aku tak rela kehilangan

"Itu konsekuensi jatuh cinta!" lanjutnya

Lalu airmataku jatuh ke bumi, "Kucoba nikmati sakit seperti kunikmati bahagia."

Kemudian, aku terkejut

Tuhan, dia datang!!

Keramahan, senyuman, kehangatan, pancaran matanya..

Aku tergugu bahagia

Tapi, tidak!!

"Oh, Tuhan, kenapa kamu ciptakan manusia memiliki banyak kemiripan di dunia ini?"

Jangan biarkan aku jatuh cinta pada lelaki itu

Hanya karena dia begitu sempurna Engkau ciptakan menyerupai lelaki di masa laluku.


Yogyakarta, 260905


No comments: