27 September 2005

Puisi : Kerelaan

Setiap pagi aku terjaga

Aku lantas menarik nafas panjang

"Ya, dia telah pergi,"

Tapi mimpi tentangnya tampak nyata

Aku lantas bernyanyi lagu sendu

Sambil menangis sedih

Waktu, berjalan begitu lamban bagi kesedihan

Dan berjalan cepat bagi kebahagiaan

Saking cepatnya aku bahkan tidak menyadari

Kebahagiaan telah berganti kesedihan

Mimpi, suara, dan rindu hilir mudik dalam kesepian

Sekali lagi, Tuhan. Aku mohon!

Biarkan aku rela melepasnya pergi.

Biarkan setiap pagi aku terjaga

Dan tersenyum, "Oh, inilah kenyataan yang begitu indah."


Yogyakarta, 260905


No comments: