30 June 2005

Tips Marketing06 : Dengarkan konsumen Anda

Apa sih yang saya lakukan sehingga akhirnya orang-orang yang pernah menolak akhirnya mau bekerjasama? Yang pertama saya lakukan adalah MENDENGARKAN keinginan mereka. Sebagai manusia (lagi) kita tidak mungkin menciptakan segala sesuatu secara sempurna. Banyak koreng dimana-mana. Namun kekurangan inilah yang akhirnya harus kita perbaiki di sana-sini berdasarkan informasi yang kita dapatkan dari mereka.
Tenaga Penjual harus memiliki seni introspeksi yang baik. Maksudnya? Ya, mendengarkan koreksi dari konsumen tapi bukan menelannya bulat-bulat karena bisa jadi pemahaman yang salah dari konsumen menyebabkan mereka menghakimi kita seenak udel. Dengarkan persoalan yang pernah di hadapi (jika mereka pernah bekerja sama dan akhirnya vakum) atau mencoba menyelaraskan keinginannya dengan keinginan kita. Jika berhadapan dengan konsumen yang baru akan bekerjasama, kita selayaknya mendengarkan kebutuhan apa yang dia inginkan disertai hasil riset yang kita lakukan di wilayahnya, kemudian baru kita tahu produk apa yang sesuai dengannya.
Banyak perusahaan yang bersikap KAKU terhadap keinginan konsumen. Peraturan dibuat berdasarkan pola yang membuat perusahaan secara jangka panjang dirasa AMAN padahal kekuan itu justru akan merusak kesinambungan kerjasama di masa depan.
Selain mendengarkan mereka, saya pun menjadi penghubung antara konsumen dan perusahaan. Secara bijak saya mendengarkan konsumen, secara bijak saya menyaring informasi, dan secara bijak saya memformulasikannya sebagai masukan bagi perusahaan.

No comments: