SIAPA BILANG PEREMPUAN TIDAK BISA MENGGELUTI BISNIS DIGITAL?

10:36 AM

-

-
Dunia bisnis tidak hanya “milik” kaum pria. Bahkan di era yang serba digital sekarang ini para perempuan semakin aktif menggeluti bisnis. Mulai dari bisnis tradisional sampai start up, e-commerce, digital entrepreneur yang memberi keleluasaan lebih pada perempuan untuk mengatur waktu bekerja, karena di kelola secara online.

Tahukah Anda, bahwa di beberapa negara yang kurang kondusif sistem keamanannya pilihan para perempuan pebisnis mau tidak mau hanya menyisakan digital start up sebagai bidang pekerjaan yang nyaman dari pada bidang pekerjaan konvensional.

Namun hambatan dari jenis bisnis digital ini terkadang dari pelakunya sendiri. Dalam hal ini, para perempuan pebisnis mesti dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan pada teknologi dan informasi.
Menurut beberapa sumber yang disarikan dari majalah-majalah bisnis, bahwa di Indonesia yang menjadi penggerak industri kreatif digital nasional masih sangat besar sebarannya di Pulau Jawa. Ditengah pertumbuhan bisnis digital start up beberapa nama perempuan pebisnis berhasil menunjukkan prestasinya. Mari kita sebut nama seperti Diajeng Lestari dengan HijUp yang mendapatkan kucuran dana dari Fenox Venture Capital. Serta masih banyak nama-nama perempuan pebisnis yang datang dari latar yang berbeda.

Bila diperhatikan sepintas lalu, perempuan banyak berdiri di belakang layar bisnis digital ini. Sebab, para perempuan pebisnis ternyata sangat piawai pada divisi pemasaran dan community engagement. Sementara urusan teknisnya bisa berkolaborasi dengan para pria.

Wahai perempuan,

Berbisnis itu bukan hanya sekedar perkara mencari uang.
Namun berbisnis bagi kalangan perempuan di era digital ini lebih kepada proses meng-apresiasikan diri. Dan poin inilah yang banyak memberikan PENGARUH POSITIF pada lingkungan sekitarnya.

Makanya banyak hal yang bisa menjadi pendorong dan penyemangat bahwa perempuan terjun di dunia bisnis. Pada tahun 2015 lalu telah banyak kampanye-kampanye yang menyuarakan untuk mendukung para perempuan mempelajari dasar-dasar mendirikan bisnis digital.

Perkembangan teknologi yang menjadi salah satu kebutuhan mendasar manusia karena dianggap telah mampu memudahkan segala aktivitas kita. Pernah mendengar nama Anantya Van Bronckhorst yang mendirikan Think.Web pada tahun 2007? Belum? Oke mari kita simak selintas lalu tentang seorang Anantya dengan Think.Web-nya. 
Web ini merupakan agensi digital yang bergerak dalam bidang konsultasi pengembangan usaha ke dunia digital. Karena menurut Anantya pada saat itu, ke depannya dunia digital akan mampu dikerjakan oleh para perempuan dimana saja.

Jadi, menjadi seorang ibu dan pebisnis adalah perjalanan yang penuh tantangan bagi seorang perempuan.
Namun, dari sekian banyak yang tumbuh nyatanya sangat banyak yang berhasil. Mungkin salah satunya, Anda!

Oleh sebab itu, catatkan PENCAPAIAN Anda dalam AGENDA PENCAPAIAN HARIAN yaa...


You Might Also Like

0 komentar