20 January 2017

Saya Tidak MENUNDA Untuk Menulis



Ide tidak selalu saya tulis di KOMPUTER kok, bahkan saya menulis dengan menggunakan kertas dan bolpen lalu pada waktu saya membuka komputer baru saya MENULISKANNYA

Lalu apa yang saya TULIS?
Saya biasakan buka MATA dan TELINGA untuk mencatat HOT TOPIC di social media
Masalah yang sedang dihadapi banyak orang dan SAYA BUATKAN BUKU sebagai SOLUSI dari hot topic dari masalah-masalah tersebut
Tidak semua saya catat, saya hanya mencatat yang SAYA BISA TULISKAN dan BASED on PENGALAMAN saya sendiri

Misalnya saya menulis buku FINANCIAL WORKBOOK FOR MOMPRENEUR karena banyaknya masalah pebisnis dari kalangan perempuan yang tidak pernah melakukan pencatatan bisnis.
Hasilnya ketika dilaunching: alhamdulillah lebih dari 2000 eksemplar buku sold out dalam 2 minggu!
Buku-buku saya yang paling baru dibuat lebih aplikatif, yakni 99 persen Langsung ACTION,
1 persen Petunjuk ACTION.

Inilah yang dinamakan  MENULIS BASED ON PROBLEM!
Jadi....
Kenapa saya bisa produktif menulis?
Karena...
Saya MENJADWAL SETIAP HARI kapan saya menulis
Saya juga membuat RANCANGAN apa yang akan saya tulis
Saya memiliki TARGET kapan itu selesai ditulis
Sudah memilikinya?

Semua perempuan bisa menjadi PRODUKTIF MENULIS ketika memasukkan jadwal menulis dalam AKTIVITAS HARIANNYA *tanpa menunggu kapan tidak sibuk
Bayangkan jika SEJUTA PEREMPUAN menulis buku
Ada SEJUTA NILAI KEBAIKAN untuk perempuan lain
Inilah yang menjadi target Sekolah Perempuan
Itu juga yang membuat kita bisa sangat PRODUKTIF menulis
Karena IDE TERCATAT dan selalu menjadi GELAS KOSONG dengan dimasuki beragam informasi
Satu-satunya yang membuat Anda bisa NGEBUT menulis adalah KARENA ITU PROFESI ANDA BUKAN SAMPINGAN

Coba bayangkan ini:
1. Ghost Writer yang dibayar puluhan juta rupiah.
2. Jasa Artikel yang bayarannya juga lumayan.
3. Penulis buku best seller yang royaltinya juga sampai puluhan bahkan ratusan juta.
4. Business Owner dengan produk digital berupa tutorial ebook yang bisa dijual dengan harga yang meroket.

Kira-kira Anda mau pilih profesi yang mana?

No comments: