30 November 2016

Mau Jadi Tetangga Seperti Apakah Kita?



Masih ingat tulisan saya tentang kehidupan bertetangga di komplek perumahan bernama Facebook?
Saya menerima banyak pertanyaan dari ibu-ibu pebisnis.

Teh, jadi saya nggak boleh jualan di wall facebook.
Jawab saya,
Boleh banget, jualan di Facebook.
Siapa bilang nggak boleh jualan?
Dengan syarat,
Cara jualannya benar
Jalin hubungannya lancar
Biar nggak bikin ilfil.

Tahukah Anda, di komplek perumahan RAJIN NGOMONG (baca: rajin nyetatus) itu disukai apalagi kalau:
Nggak jaim
Menyenangkan
Bikin tenang hati
Bikin geli
Jadi inspirasi

Bukan yang:
Nyolot
Bikin nafsu
Bergosip
Ghibah apalagi fitnah
Koar-koar seperti penjual di alun-alun

Kalau nggak pinter nulis bagaimana?
SAMALAH sama rumah tetangga yang nggak semua PINTER berkomunikasi dan bertetangga.
Tapi karena mau jadi tetangga yang baik yang BELAJAR jadi pinter bertetangga
Yang biasanya jutek, jadi agak ramah
Yang jarang senyum, jadi manis beneeer senyumnya
Yang pelit, mendadak jadi dermawan
Yang kasar, perlahan melembut
Yang nggak bisa ngomong, pelan-pelan bersuara

Ada lagi keluhan seorang perempuan
Kalau kita rajin like tapi orang yang di like jarang balas like bagaimana?
Tetangga itu banyak macamnya
Ada yang jutek...
Ada yang ramah...
Ada yang asyik...

Yang penting kita dulu yang RAMAH, persoalan dia yang nggak balik ramah itu persoalan lain, yang penting KITA jadi tetangga yang menyenagkan.
Tetangga perumahan kita itu banyak, masa mau putus asa sama seratus orang?

Sesama tetangga yang berjualan kita bisa saling bertukar info dan makanan,
INI kalau di komplek perumahan social media disebutnya ENDORS.
Jadi endors nggak selalu musti sama orang beken, sesama tetangga bisa saling endors BIAR SALING LAKU DAGANGANNYA 

Nah itulah kira-kira gambaran KOMPLEK PERUMAHAN kita
Jadi, mau jadi tetangga seperti apakah kita?

Kalau saya mau jadi tetangga yang:
Manis...
Menyenangkan...
Dikangenin..
Biar:
Jadi kayak GULA di komplek, kemana perginya kita dikerumunin tetangga
Selalu rindu ingin netangga

Seru kan kalau tinggal di komplek rumah teruuuuus:
Tetangga hobi banget kirimin makanan
Tetangga kepo sama jualan kita
Tetangga manis banget kasih senyuman
Jangan-jangan.....kita memang MENYENANGKAN *aheeem
Selamat bertetangga!

No comments: