25 November 2016

Bahagiakan Gurumu



"Saya tidak mau jadi penulis!" ujar Nanit.
"Terus mau jadi apa?"
"Mau jadi Guru yang bisa menulis" sahutnya

Tahun 2011 Nanit pernah diwawancara oleh Majalah Hidayatullah pertanyaan tersebut, tahun ini 2016 kembali diwawancara dengan pertanyaan yang sama dan Nanit menjawab dengan jawaban yang sama.

Anak saya, iya anak saya yang pertama namanya Nanit. Dia nggak mau bercita-cita seperti saya, jadi penulis. Dia ingin menjadi guru.

Dua tahun sudah dia membangun Sekolah Gratisnya semakin memperlihatkan keinginan kuat Nanit untuk mewujudkan cita-citanya dan semakin terlihat sistem belajar yang dia buat.  Anak-anak semakin senang berada di rumah kami, dan Nanit berkata, "Lihatlah, Bun. Anak-anak terlihat gembira..."

Kesungguhan Nanit membuat Sekolah Gratis makin terlihat jelas. Awalnya Nanit ingin menamakan sekolahnya dengan TK Indiscript, namun setelah melalui diskusi akhirnya Nanit menyebut sekolahnya dengan nama "Rumah Ramah Anak."

Dengan penuh semangat Nanit terus mengembangkan Rumah Ramah Anak, banyak sekali kelas kreatif di sekolah ini, seperti menari, menyanyi, fashion show, kerajinan, dan kelas menulis!

Ya, selain orang tua, guru adalah sosok yang selalu jadi panutan dan perhatian anak-anak.  Tak terkecuali Nanit.  Cita-citanya menjadi guru adalah bukti kekaguman Nanit pada sosok seorang guru.

Pada suatu hari Nanit pernah bertanya pada saya,
Nanit : Bun, benarkah kalau guru itu orangtua kita di sekolah?
Saya : iya dong, memang kenapa?
Nanit : Nah itu dia, Bun.  Guru kalau marah kayak orangtua kandung saja di sekolah.
Saya : maksudnya? *mengernyitkan dahi.
Nanit : kalau Nanit sama teman Nanit ngobrol, guru marah kayak orangtua kandung saja, kayak bunda gitu.

Pesan pada kedua anak saya tadi malam :
Ketika sedang bersama gurumu
Wajahmu harus ceria
Semangatmu harus maksimal
Bahagiakan gurumu
Namun, jangan takut pada guru, Nak
Guru bukan ditakuti tapi dihormati
Nak, jikapun gurumu salah kamu boleh menegurnya.
Tentu dengan cara yang baik.
Gurumu, Nak, dialah sumber ilmumu

Guru saya, Guru Anda, mereka adalah sumber ilmu.

Selamat Hari Guru buat semua guru dimanapun berada.

No comments: