24 November 2016

Apa yang Harus Dipersiapkan Para SALES di TAHUN 2017?


Pengalaman saya di dunia sales sudah di mulai sejak sama masih duduk di bangku SMA.  Jualan saya pertama adalah tulisan saya.  Jiwa sales saya terus membuncah seiring waktu sehingga ketika akhirnya saya mendirikan usaha sendiri di tahun 2007, yaitu INDSCRIPT.

Bagi saya, apapun produknya, sales itu urusan nomor satu.  Ya, apapun pekerjaan atau bisnis yang dijalankan tanpa kemampuan sales, pasti bisnisnya tidak akan berjalan dengan baik.
Misalnya saja seorang penulis yang malas mempromosikan dan menjual bukunya akan membuat angka penjualan bukunya tidak optimal.  Atau seorang perempuan yang pintar membuat kue, namun malu-malu dalam menjual, jangan berharap bisa maksimal hasil penjualan kuenya.

Sedemikian pentingnya sales, namun tidak semua menyadari bahwa pada saat ini, menjadi sales bukan lagi merupkan profesi semata, melainkan merupakan kebutuhan di berbagai aktivitas.
Sayangnya bagi sebagian orang sales masih menjadi sebuah gerakan malu-malu, aktivitas yang dilakukan dengan malas-malasan dan merupakan satu pekerjaan yang tidak dijalankan dengan senang hati.
Padahal di dunia sales yang penting adalah percaya diri, ketekunan dan pantang menyerah.

Banyak perempuan yang menyerah dalam hal sales bahkan dengan berbagai alasan, merasa sales bukan bidangnya.  Mindset seperti ini yang harus diubah.

Keahlian sales itu persis seperti keahlian menulis, hanya bisa dimiliki jika prosesnya terus dijalankan
Awalnya mungkin malu bahkan malu banget, tapi seiring dengan dijalankan prosesnya, yakinlah Anda akan semakin berani menjual tanpa ada perasaan malu dan malas lagi.

Jadiiiii, menuju 2017, apa yang harus dipersiapkan oleh seorang Sales?

Pertama, lihat lagi PRODUK ANDA, langkah awal menjalankan proses sales adalah mengenali produk yang Anda tawarkan sebaik mungkin.  Semakin mengenali produk semakin lancar proses edukasi produk dan proses menjual di lapangan.

Kedua,  tetapkan PASAR Anda, jangan sampai semua kalangan adalah pasar Anda.  Makin spesifik makin bagus.  Misalnya saya, pasar saya adalah IBU RUMAH TANGGA.  Say no to Bapak-bapak.  Bukan juga anak-anak.  Perempuan belum menikah? 1% karena mereka kan calon Ibu Rumah Tangga.

Ketiga, TARGET yang jelas.  Jangan sampai kayak tahun lalu dan tahun ini, mentang-mentang bisnisnya di rumah, targetnya juga ngalir aja kayak air.  Musti punya target yang jelas.  

Keempat, Siapkan SENJATA jualannya.  Jangan-jangan nggak punya company profile, nggak punya flyer.  

Kelima, Siapkan juga KEKUATAN EMPATI, ini sangat penting, karena Anda akan berhadapan dengan begitu banyak karakter di lapangan.   Jika Anda tidak tahan dengan goncangannya karena simpati atau antipati yang muncul, proses ‘menjual’ Anda akan gagal.

Keenam, Buatlah INOVASI. Jangan sama saja gerakan tahun ini dan tahun depan. Cari KEKURANGAN PROGRAM tahun ini dan SEMPURNAKAN untuk tahun depan.

Ketujuh, Siapkan TEAM penjualan.  Jangan jualan sendiri saja, nanti kapasitasnya jadi seukuran kemampuan Anda saja.  Mulai siapkan standar team.  Artinya SALES belajar jadi LEADER.  Merujuk pada syarat utama seorang Sales menurut Hermawan Kartajaya, harus memiliki 3 syarat, yaitu :
Appearance, artinya penampilan orang yang dicari mesti rapi hingga enak dipandang
Attitude, artinya orang tersebut memiliki sikap yang baik.  Dengan demikian, dia bisa melayani semua keluhan pelanggan dengan baik.
Ability, dia harus memiliki kemampuan intelektual yang baik
Persiapkan tiga hal ini.  Juga sangat penting, jangan pernah berpikir Anda tidak bisa menjual! 

Nah, Siapkah Anda?

No comments: