02 September 2016

Usia Tua Maupun Muda Memiliki Peluang Yang Sama Untuk Sukses Dalam Bisnis



Tadi pagi mertua datang ke rumah, bertemu dengan anaknya alias suami saya :)
KOMUNIKASI dalam banyak hal selalu kami lakukan termasuk memantau perkembangan usaha mama mertua yang baru memulai bisnis Hawaii Fried Chicken.

Rupanya mama kewalahan dengan pembelian yang datang setiap harinya
"Pelanggan sudah mulai banyak, setiap hari selalu datang, plus datang lagi pembeli baru, yang kelak jadi pelanggan"

Memang, KERAMAHAN dan KUALITAS PRODUK yang dikawal oleh mama menyisakan kepuasan pelanggan, dari sehari menjual 20an potong, kini meningkat 50an lebih.

Tentu saja kami senang karena mama punya kegiatan positif dan menghasilkan meski dari rumah.
Namun, usia mama tentu membuat mama tak boleh capek. So, ketika mama diskusi merekrut karyawan suami setuju sekali.

Itulah kisah bisnis mama mertua saya yang memulai bisnis di usia beliau yang ke-54.

Lain lagi cerita putri sulung saya, Nanit.

Di usia yang masih sangat belia Nanit memulai bisnis slime. Banyak cerita bagaimana Nanit menjalankan bisnisnya.  Seperti suatu hari Nanit produksi slime lumayan banyak, "temanku banyak yang pesan, alhamdulillah"

Saya sih kadang jengkel kalau dia produksi slime, berantakan dan bau sabun TAPI lama-lama maklum juga karena Nanit sangat serius produksi slime.

Lalu malam ini dia diskusi dengan saya masalah harga slime, "temanku bilang slimeku mahal. Lalu aku jelaskan kenapa mahal. Daaan akhirnya beli juga yang 11ribuan padahal biasanya dia beli 5ribuan. Harus bikin yang oke nih produkku biar bersaing"

Oke deeeeh :)))

Mmm…bagaimana dengan Anda? Berapa usia Anda sekarang? Sudah memulai bisnis? Ayo mulai berbisnis sekarang juga.  Usia tua dan muda memiliki peluang yang sama untuk sukses dalam bisnis.  Tak ada kata terlambat.  Tak ada istilah terlalu dini.  Asal Anda berkeinginan kuat untuk terus belajar dan siap menikmati proses sebagai pebisnis.  Siap mengalami jatuh bangun dalam berbisnis.

Selamat ya, Mama dan Nanit. Sekarang sudah jadi pemimpin perusahaan.
Perusahaan kecil yang akan membesar, Insya Allah


No comments: