26 September 2016

Apa Itu HEART SELLING?




Nggak kerasa uy udah shubuh lagi, merem cuman 2 jam tapi badan tetap FIT itu "sesuatu" ditambah DITIMPUKIN IDE dan musti ngejar jadwal setor naskah BIOGRAFI.

Kalau subuh kayak gini, ide bakal subur kayak kutu di kepala *iiiih

Saya dari dulu mengatur jadwal menulis selalu subuh, selain bisa dapat udara seger dari jendela, juga bisa tenang karena anggota keluarga kan belum pada bangun.

Kalau Ibu-ibu kapan sih nulisnya? *jangan bilang belum nulis juga, hiks.

Dua hari yang lalu dan lima hari ke depan bakal heboh berat karena kelas Heart Selling bakal dilaksanakan dan yang mau merasakan kehebohan kelas ini tinggal bayar semampunya.

Hah bayar semampunya? iya ciyuuus bayar semampunya! menyesuaikan dengan kantongnya sendiri-sendiri, wasyiiik kan?

Apalagi kalau pelanggan training kami mah kami kasih GRATIS. Hah gratis? Iya, suka kaaaaaaan?
Jadi penasaran kan apa itu teknik heart selling?

Baiklah mulai saat ini, kita mulai memproklamirkan bahasa iklan itu adalah bahasa HEART SELLING :)

Kenapa saya mengeluarkan konsep ini?

Saya adalah penulis dan saya selalu berpikir keras bagaimana semua perempuan bisa menulis. 

Itulah kenapa saya selalu menggunakan pola-pola baru bagaimana menggiring dan memotivasi perempuan bisa menulis.

Pebisnis juga harus bisa nulis, alhasil saya ngajarin ibu pebisnis nulis dengan konsep storytelling, copywriting, dan 90% pada bingung heuu.

Inilah yang membuat saya harus kreatif mencari cara agar belajar menulis menjadi MUDAH buat perempuan.

Konsep HEART SELLING pas banget buat kita yang VENUS, perempuan kan baperan, maka konsep menulis heart selling berawal dari baperannya kita wkwkwk

Setelah sesi pertama dua hari yang lalu, sebagian peserta mulai berani membuat status menggunakan konsep HEART SELLING.  Mmm…menghadapi Ibu-ibu yang sedang belajar membuat status memang seru. Katanya mereka tidak bikin status karena takut salah, takut jelek, takut nggak ada yang ngelike atau komentar, takut disangka baperan, dan takut lainnya.

Akhirnya.... masih banyak yang nggak bikin status deh!
Padahal bisa karena biasa, tapi KETAKUTAN inilah yang menghambat!

Yuk ah Ibu-ibu, jangan takut salah, takut jelek, takut nggak dilike dan dikomentari, takut disangka baperan apalagi, STATUS mah DIBIKIN aja, karena pebisnis mah harus AKTIF menyetatus biar orang tahu kita bisnisnya apa :)

Tapi, nggak boleh TAG and SPAMMING yaaaaaw, apalagi ngiklan di status orang :)


No comments: