20 June 2016

Apa Itu Cash Flow?



Teh, tanya dong. Gimana sih mengelola keuangan bisnis, saya bingung, bisnis saya punya untung sekian dan sekian, tapi kenapa selalu kehabisan uang cash buat operasional sehari-hari?” tanya seorang pebisnis dalam program mentoring dengan saya.
Anda tahu apa itu cash flow kan?
Bagi saya, cash flow itu bagaikan pembuluh darah sebuah bisnis.  Tanpa cash flow, bisnis Anda perlahan tapi pasti, akan game over alias hancur lebur.
Sayangnya galau cash flow ternyata milik hampir semua pebisnis dari kalangan Ibu Rumah Tangga. Banyak pebisnis yang belum memahami bagaimana memanajemeni cash atau istilah kerennya likuiditas.  Padahal, bisnis apapun, baik besar maupun kecil bisa bangkrut jika cash flow nya nggak benar.
Aneh ya, bisnis untung tapi nggak punya uang?
Itu yang dinamakan laba semu! Alias laba dalam hitungan kertas saja.
Kok bisa?
Iya, karena Anda membeli ke supplier secara cash sementara penjualan ke reseller nggak cash, alias dengan tempo. 
Lho itu kan strategi saya untuk mempertahankan reseller Teh.
Mungkin itu argumen Anda.
Iya, tapi cobalah ukur kekuatan modal Anda.  Kalau modal Anda cukup besar hal ini tidak akan menjadi persolaan, Anda masih bisa menutup biaya sambil menunggu pembayaran masuk.  Tapi, jika modal Anda pas-pas an? Bagaimana bisnis Anda bisa maju? Modal bisnis bakalan maju mundur dan hilang tak tentu arah.
Jadi bagaimana solusinya?
Kombinasikan cara berikut ini :
·         Beli barang dengan tempo ke supplier dan jual dengan cash ke reseller atau ke konsumen langsung
·         Beli barang dengan tempo panjang ke supplier dan jual dengan tempo yang lebih pendek ke reseller
·         Beli barang dengan cash dan jual dengan cash (ini paling ideal)
Selain itu Anda juga harus memperhatikan stok barang Anda digudang, jangan sampai stok masih banyak, Anda masih saja order ke supplier.
Catat keluar masuk uang secara detil.  Jangan sepelekan nominal rupiah yang kecil.  Uang receh yang tampak tak berharga bila dikumpulkan bisa jadi nominal yang sangat berharga.  Catat keuangan setiap hari.  Pencatatan keuangan yang tidak dilakukan secara rutin dapat menyebabkan kesulitan dalam mengontrol kondisi keuangan maupun kondisi likuiditas bisnis kita.
Nah, kalau sudah pandai memanajemeni cash flow, pasti nggak bakal galau lagi kan?

No comments: